Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat tarik komposit resin epoxy
berpenguat serat ampas tebu dengan variasi fraksi volume matriks dan serat. Ampas
tebu digunakan sebagai bahan penguat untuk memanfaatkan limbah biomassa
sekaligus mengembangkan material komposit yang berpotensi ramah lingkungan.
Serat ampas tebu diberi perlakuan alkali menggunakan larutan NaOH 5%,
kemudian dikeringkan dan digunakan dalam pembuatan spesimen komposit dengan
variasi fraksi volume matriks : serat sebesar 30% : 70%, 40% : 60%, dan 50% :
50%. Spesimen dibuat menggunakan metode cetak tuang dan mengacu pada standar
ASTM D638 Tipe I. Pengujian tarik dilakukan menggunakan Universal Testing
Machine (UTM) untuk memperoleh nilai tegangan tarik, regangan, dan modulus
elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi 30% : 70% menghasilkan
tegangan tarik rata-rata sebesar 23,61 MPa, regangan sebesar 3,194%, dan modulus
elastisitas sebesar 739,46 MPa. Pada variasi 40% : 60%, diperoleh tegangan tarik
sebesar 20,49 MPa, regangan 3,507%, dan modulus elastisitas 603,90 MPa.
Sementara itu, variasi 50% : 50% menghasilkan tegangan tarik tertinggi sebesar
23,65 MPa, regangan 3,256%, dan modulus elastisitas sebesar 726,58 MPa.
Berdasarkan hasil tersebut, variasi fraksi volume memberikan pengaruh terhadap
sifat tarik komposit, dengan variasi 50% : 50%