Abstract:
Penggunaan gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) di kalangan masyarakat sangat
luas, namun memiliki sifat mudah terbakar sehingga kebocoran tabung berisiko
tinggi memicu kebakaran atau ledakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain
dan merealisasikan prototipe alat pendeteksi kebocoran gas LPG pada area
regulator menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan sensor MQ-2. Proses
perancangan dan desain alat divisualisasikan terlebih dahulu menggunakan
perangkat lunak SolidWorks untuk menentukan tata letak komponen pada tabung
gas. Prototipe fisik sistem kemudian direalisasikan secara terpusat pada
mikrokontroler Arduino Uno, sensor pendeteksi gas MQ-2 sebagai input, serta
layar LCD 16x2, lampu LED, dan buzzer sebagai output peringatan. Berdasarkan
hasil pengujian, alat pendeteksi yang dirancang dapat berfungsi dengan sangat
baik, di mana sensor mampu merespons keberadaan gas secara cepat dalam waktu
2,9 detik pada jarak deteksi ≤ 10 cm. Pada kondisi aman, layar LCD menampilkan
teks "Sensor Kebocoran AMAN..." tanpa menyalakan peringatan lainnya.
Sebaliknya, ketika alat mendeteksi adanya kebocoran gas, sistem langsung
merespons dengan menampilkan tulisan "Mendeteksi Ada BAHAYA
KEBOCORAN" pada LCD, menyalakan lampu LED indikator berwarna merah,
dan membunyikan buzzer sebagai tanda bahaya. Dari penelitian ini, dapat
disimpulkan bahwa prototipe pendeteksi kebocoran gas telah berhasil dirancang
dan beroperasi dengan baik untuk memberikan peringatan dini akan bahaya
kebocoran LPG.