Abstract:
Kelancaran operasional kapal tanker sangat bergantung pada keandalan pasokan
listrik dari generator mesin diesel bantu. Salah satu komponen paling kritis pada
mesin ini adalah poros bubungan, yang berfungsi mengatur waktu pembukaan
katup dan menggerakkan pompa injeksi bahan bakar bertekanan tinggi. Selama
pelaksanaan praktik kerja nyata di kapal Seven Target, ditemukan indikasi
masalah mekanis pada mesin diesel bantu nomor satu. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis lokasi dan dimensi keretakan permukaan pada poros
bubungan menggunakan metode pengujian tanpa merusak, serta membedah
kombinasi faktor teknis yang menjadi penyebab utamanya. Data primer diperoleh
melalui pengujian cairan penetran pada poros bubungan silinder nomor lima,
sedangkan data sekunder dikumpulkan dari pengukuran celah bantalan. Hasil
pengujian cairan penetran mendeteksi adanya cacat diskontinuitas berupa
keretakan permukaan sepanjang 18,00 milimeter pada area radius lekukan transisi
di pinggiran tonjolan noken as (cam lobe). Hasil analisis menunjukkan bahwa
kerusakan tersebut dipicu oleh akumulasi tegangan tekuk siklik akibat tekanan
balik pompa injeksi yang berinteraksi langsung dengan area konsentrasi tegangan
geometris di pinggiran tonjolan noken as. Kondisi ini diperparah oleh kelonggaran
celah bantalan yang mencapai nilai aktual 0,22 milimeter, melebihi batas batas
maksimum pabrikan sebesar 0,20 milimeter, sehingga merusak lapisan film oli
dan menimbulkan beban kejut dinamis. Sebagai langkah solusi untuk mencegah
kegagalan patah poros secara katastropik, direkomendasikan tindakan perawatan
menyeluruh berupa normalisasi celah bantalan sesuai spesifikasi serta pemolesan
mekanis pada area retakan guna mereduksi konsentrasi tegangan permukaan.