Abstract:
Energi listrik merupakan salah satu komponen utama dalam operasional
bangunan komersial, khususnya hotel, karena digunakan untuk mendukung sistem
pencahayaan, tata udara (Heating, Ventilation, and Air Conditioning/HVAC),
transportasi vertikal, peralatan listrik, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Tingginya konsumsi energi listrik pada hotel mengakibatkan meningkatnya biaya
operasional sehingga diperlukan upaya konservasi energi melalui analisis efisiensi
penggunaan energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat
efisiensi penggunaan energi listrik pada Hotel Santika Premier Dyandra Medan
berdasarkan nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE), mengevaluasi kondisi
pemanfaatan energi listrik, serta memberikan rekomendasi upaya konservasi energi
guna meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data
melalui observasi lapangan, dokumentasi, wawancara, serta pengumpulan data
historis konsumsi energi listrik hotel. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai
Intensitas Konsumsi Energi (IKE) berdasarkan total konsumsi energi listrik tahunan
dibandingkan dengan luas bangunan yang dikondisikan, kemudian hasilnya
dibandingkan dengan standar kategori efisiensi energi pada bangunan gedung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa total konsumsi energi listrik Hotel Santika
Premier Dyandra Medan sebesar 425.000 kWh per bulan atau 5.715.000 kWh per
tahun dengan luas bangunan 32.000 m². Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh
nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) sebesar 178,6 kWh/m²/tahun yang termasuk
dalam kategori agak boros. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penggunaan
energi listrik di hotel telah berada pada tingkat agak boros, namun masih memiliki
peluang untuk ditingkatkan melalui penerapan program konservasi energi.
Beberapa rekomendasi yang dapat diterapkan antara lain optimalisasi
pengoperasian sistem HVAC, penggunaan lampu LED berdaya rendah,
pemasangan sensor otomatis pada sistem pencahayaan, pemantauan konsumsi
energi secara berkala, serta peningkatan kesadaran pengguna terhadap perilaku
hemat energi. Penerapan langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menurunkan
konsumsi energi listrik, meningkatkan efisiensi operasional hotel, mengurangi
biaya penggunaan energi, serta mendukung pelaksanaan konservasi energi yang
berkelanjutan.