| dc.description.abstract |
Kualitas air merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan
dan kelangsungan hidup ikan budidaya. Perubahan parameter kualitas air, seperti
derajat keasaman (pH), suhu, dan konsentrasi amonia (NH₃), dapat menyebabkan
penurunan kesehatan ikan bahkan meningkatkan risiko kematian apabila tidak
terpantau secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun
sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu
memantau parameter pH, suhu, dan estimasi konsentrasi amonia secara real-time.
Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, sensor
MQ-135 untuk mendeteksi perubahan konsentrasi amonia, sensor pH 4502C untuk
mengukur derajat keasaman air, sensor suhu DS18B20 untuk mengukur temperatur
air, serta modul ADS1115 sebagai konverter analog-ke-digital beresolusi 16-bit.
Data hasil pengukuran ditampilkan pada LCD 1602 I2C dan dikirim melalui
jaringan Wi-Fi ke Dashboard IoT Kita menggunakan protokol MQTT. Kalibrasi
sensor MQ-135 dan sensor pH dilakukan menggunakan metode regresi linear untuk
memperoleh persamaan konversi yang diimplementasikan pada program ESP32.
Hasil kalibrasi menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9635 untuk
sensor MQ-135 dan 0,9982 untuk sensor pH, yang menunjukkan hubungan linear
yang sangat kuat terhadap data referensi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa
sistem mampu melakukan monitoring parameter kualitas air secara real-time,
menampilkan data pada Dashboard, serta mengaktifkan Buzzer sebagai peringatan
dini ketika salah satu parameter berada di luar batas aman. Nilai konsentrasi NH₃
yang dihasilkan merupakan estimasi berdasarkan model regresi linear sehingga
sistem lebih tepat digunakan sebagai alat monitoring dan early warning system
dibandingkan sebagai instrumen pengukuran laboratorium |
en_US |