Abstract:
Pemantauan kondisi jantung secara real-time diperlukan sebagai salah satu upaya
untuk mendeteksi perubahan kondisi fisiologis secara lebih cepat. Perkembangan
teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan sistem monitoring kesehatan
dikembangkan secara portabel dengan kemampuan pengiriman dan pemantauan
data secara jarak jauh. Tugas akhir ini merancang dan membangun prototipe sistem
monitoring heart attack menggunakan sensor MAX30102 berbasis IoT dengan
mikrokontroler ESP32. Sistem dirancang untuk memantau parameter detak jantung
dalam satuan Beats Per Minute (BPM) dan saturasi oksigen dalam darah (SpO₂),
serta dilengkapi GPS NEO-6M untuk mengetahui lokasi pengguna, OLED Display
untuk menampilkan data secara lokal, buzzer sebagai sistem peringatan dini, dan
dashboard IoT untuk pemantauan secara real-time. Proses pengujian dilakukan
dengan menguji fungsi sistem dan membandingkan hasil pengukuran BPM sensor
MAX30102 dengan smartwatch sebagai alat pembanding pada 10 orang subjek.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata pembacaan BPM pada alat sebesar
84,3 BPM, sedangkan smartwatch sebesar 86,6 BPM, dengan rata-rata persentase
error sebesar 5,19% dan tingkat akurasi sebesar 94,81%. Sistem juga berhasil
menampilkan data BPM dan SpO₂ pada OLED Display serta mengirimkan data ke
dashboard IoT. Modul GPS NEO-6M mampu memberikan informasi koordinat
lokasi pengguna, sedangkan buzzer dapat memberikan peringatan berdasarkan
batas parameter yang telah ditentukan. Sistem ini dapat digunakan sebagai alat
bantu pemantauan kondisi jantung secara real-time, namun tidak digunakan sebagai
alat diagnosis medis.