Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Sistem Informasi
Akuntansi Manajemen (SIAM) dan kompetensi pengguna terhadap anggaran berbasis
kinerja dengan transparansi informasi keuangan sebagai variabel mediasi. Penelitian
dilakukan pada UPT Puskesmas Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Medan yang mengelola
Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan
Nasional (JKN). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode
survei. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan asosiatif/kuantitatif . Penelitian
ini dilakukan di seluruh UPT Puskesmas Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Medan. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang terlibat dalam pengelolaan anggaran pada
41 UPT Puskesmas Dinas Kesehatan Kota Medan yang berjumlah 180 responden. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria pegawai
yang terlibat langsung dalam penyusunan, pelaksanaan, dan pelaporan anggaran.
Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh jumlah sampel sebanyak 123 responden. Data
dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural
Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Manajemen dan kompetensi pengguna
berpengaruh positif dan signifikan terhadap transparansi informasi keuangan. Transparansi
informasi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap anggaran berbasis
kinerja. Selanjutnya, transparansi informasi keuangan terbukti mampu memediasi pengaruh
penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Manajemen dan kompetensi pengguna terhadap
anggaran berbasis kinerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas sistem
informasi dan kompetensi sumber daya manusia, yang didukung oleh transparansi informasi
keuangan, merupakan faktor penting dalam mewujudkan penerapan anggaran berbasis
kinerja yang efektif dan akuntabel pada sektor pelayanan kesehatan publik.