Abstract:
Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki kuat
tekan yang tinggi. Namun, tingginya penggunaan semen Portland berkontribusi ter
hadap peningkatan emisi karbon sehingga diperlukan material alternatif yang lebih
ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Abu Tulang Sapi
(ATS) dan Silica Fume (FS) sebagai substitusi parsial semen terhadap kuat tekan
beton normal serta menentukan variasi campuran yang paling optimum. Penelitian
ini menggunakan metode eksperimen laboratoris dengan mutu beton rencana f'c 20
MPa. Benda uji berupa silinder berukuran ∅ 150 mm dengan tinggi 300 mm
sebanyak 24 sampel yang terdiri atas delapan variasi campuran, yaitu beton normal,
ATS 2%, ATS 4%, ATS 6%, SF 5%, ATS 2% + SF 5%, ATS 4% + SF 5%, dan ATS
6% + SF 5%. Perencanaan campuran mengacu pada (SNI 03-2834-2000), se
dangkan pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari sesuai (SNI 1974:2011).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton normal memiliki kuat tekan rata-rata
25,38 MPa. Penggunaan ATS meningkatkan kuat tekan hingga variasi 4% sebesar
27,18 MPa, kemudian sedikit menurun pada variasi 6% menjadi 26,14 MPa.
Penambahan Silica Fume 5% memberikan peningkatan kuat tekan pada seluruh
variasi campuran. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada campuran ATS 4% + SF 5%
sebesar 29,06 MPa. Dengan demikian, kombinasi ATS 4% dan Silica Fume 5%
merupakan variasi yang paling efektif untuk meningkatkan kuat tekan beton serta
berpotensi menjadi alternatif substitusi parsial semen yang lebih ramah lingkungan.