Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis lokasi Halte Bus
Stasiun 1 terhadap kinerja lalu lintas di Jalan St. K.A. Kota Medan. Penelitian
menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui survei
lapangan, pengukuran kondisi geometrik jalan, pengamatan volume lalu lintas,
hambatan samping, serta aktivitas pemberhentian bus. Analisis kinerja lalu lintas
dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023, sedangkan
kelayakan teknis lokasi halte dinilai berdasarkan beberapa indikator, yaitu
geometrik jalan, derajat kejenuhan, hambatan samping, jarak terhadap simpang,
keberadaan trotoar, dan ruang berhenti bus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
volume lalu lintas maksimum sebesar 2.398 smp/jam dengan kapasitas jalan sebesar
4.692 smp/jam dan derajat kejenuhan sebesar 0,51, sehingga kondisi lalu lintas
berada pada tingkat pelayanan C. Namun, aktivitas di sekitar halte menghasilkan
hambatan samping yang sangat tinggi. Pada saat bus berhenti, kapasitas efektif jalan
menjadi 2.064,48 smp/jam dan derajat kejenuhan meningkat menjadi 1,16, yang
menunjukkan adanya dampak besar terhadap kelancaran arus lalu lintas.
Berdasarkan evaluasi indikator teknis, lokasi halte masih dapat digunakan, tetapi
belum memenuhi kondisi teknis yang ideal. Oleh karena itu, diperlukan penataan
area halte, pengendalian hambatan samping, penyediaan fasilitas pejalan kaki, serta
pengaturan aktivitas naik dan turun penumpang agar dampak terhadap kinerja lalu
lintas dapat diminimalkan.