Abstract:
Transportasi publik merupakan salah satu komponen penting dalam
mendukung mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis kondisi lalu lintas, mengetahui pengaruh keberadaan titik
tunggu bus listrik terhadap kinerja lalu lintas. Metode penelitian dilakukan melalui
survei lapangan selama tujuh hari, dengan waktu pengamatan pada pukul 07.00
08.00 WIB, 12.00–13.00 WIB, dan 17.00–18.00 WIB dengan interval 15 menit.
Data yang dikumpulkan meliputi volume lalu lintas, kondisi geometrik jalan,
hambatan samping, jarak titik tunggu terhadap simpang, kondisi trotoar, dan ruang
berhenti bus. Analisis kinerja lalu lintas dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas
Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan menggunakan parameter kapasitas jalan,
derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan jalan (Level of Service/LOS). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ruas Jalan Jamin Ginting di sekitar Pajak USU
memiliki tipe jalan 4/2 T, lebar jalan 7 m per arah, lebar lajur 3,5 m, serta jarak titik
tunggu terhadap simpang sebesar 745 m. Berdasarkan hasil analisis kinerja lalu
lintas, kondisi ruas jalan berada pada tingkat pelayanan D yang menunjukkan arus
lalu lintas mendekati kondisi tidak stabil dengan kecepatan yang relatif rendah.
Hasil evaluasi kelayakan teknis berdasarkan enam indikator menunjukkan bahwa
indikator yang memenuhi persyaratan, yaitu 3 dari 6 indikator, maka lokasi titik
tunggu bus listrik di Jalan Jamin Ginting sekitar Pajak USU Kota Medan
dikategorikan tidak layak secara teknis.