DSpace Repository

REPRESENTASI MAKNA KELUARGA KAKAK ADIK AUTISME DALAM FILM MY IDIOT BROTHER KARYA AGNES DAVONAR DAN RAIN MAN KARYA BARRY LEVINSON

Show simple item record

dc.contributor.author IKHWANI, RIRIN SOFIA
dc.date.accessioned 2026-06-04T00:58:36Z
dc.date.available 2026-06-04T00:58:36Z
dc.date.issued 2026-03-12
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31324
dc.description.abstract Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran film sebagai media komunikasi massa yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana membentuk persepsi masyarakat terhadap berbagai realitas sosial, termasuk isu autisme. Representasi penyandang autisme dalam media sering kali memunculkan berbagai makna tentang hubungan keluarga, khususnya hubungan kakak–adik yang memiliki dinamika emosional yang kompleks seperti konflik, tanggung jawab, hingga penerimaan. Film My Idiot Brother karya Agnes Davonar dan Rain Man karya Barry Levinson menjadi menarik untuk dikaji karena keduanya menampilkan relasi kakak–adik dengan penyandang autisme dalam latar budaya yang berbeda. Penelitian ini menggunakan teori representasi serta pendekatan semiotika Roland Barthes yang menekankan pada tiga tingkat pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Teori ini digunakan untuk mengungkap makna yang tersembunyi di balik tanda-tanda visual, dialog, serta simbol yang muncul dalam adegan film. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis teks film. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap adegan adegan yang merepresentasikan hubungan kakak–adik dalam kedua film. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi tanda-tanda dalam adegan film, kemudian menafsirkan makna denotasi, konotasi, dan mitos menggunakan model semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua film merepresentasikan hubungan kakak–adik dengan penyandang autisme sebagai relasi yang kompleks dan dinamis. Film My Idiot Brother lebih menekankan pada nilai kasih sayang, pengorbanan, dan sikap protektif dalam konteks budaya keluarga Indonesia. Sementara itu, film Rain Man menggambarkan hubungan kakak–adik yang pada awalnya dilandasi kepentingan pribadi dan jarak emosional, namun berkembang menjadi empati dan penerimaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film sebagai media massa memiliki peran penting dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai autisme serta memperlihatkan bahwa hubungan saudara kandung dapat menjadi ruang pembelajaran tentang tanggung jawab, empati, dan makna keluarga. en_US
dc.publisher umsu en_US
dc.subject Representasi en_US
dc.subject Hubungan kakak adik en_US
dc.title REPRESENTASI MAKNA KELUARGA KAKAK ADIK AUTISME DALAM FILM MY IDIOT BROTHER KARYA AGNES DAVONAR DAN RAIN MAN KARYA BARRY LEVINSON en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account