<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Communication Studies</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/37</link>
<description>Ilmu Komunikasi</description>
<pubDate>Mon, 02 Nov 2026 08:58:19 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-11-02T08:58:19Z</dc:date>
<item>
<title>PERAN KOMUNIKASI BENCANA KEPALA LINGKUNGAN 24 DALAM MENINGKATKAN PENANGANAN SOSIAL PASCA BANJIR DI KECAMATAN MEDAN DELI</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32653</link>
<description>PERAN KOMUNIKASI BENCANA KEPALA LINGKUNGAN 24 DALAM MENINGKATKAN PENANGANAN SOSIAL PASCA BANJIR DI KECAMATAN MEDAN DELI
ABDILAH, FIRMANSYAH
Penelitian ini membahas komunikasi bencana yang dilakukan oleh Kepala&#13;
Lingkungan 24 Kelurahan Tanjung Mulia dalam meningkatkan penanganan sosial&#13;
pasca banjir di Kecamatan Medan Deli. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi&#13;
oleh kondisi kerawanan banjir di Kota Medan tahun 2024 yang menunjukkan&#13;
perbedaan signifikan antarwilayah. Berdasarkan data lapangan dan analisis&#13;
wilayah, genangan tertinggi terjadi di kawasan utara seperti Medan Marelan,&#13;
Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Deli yang memiliki karakteristik&#13;
dataran rendah serta sistem drainase yang terbatas.Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui peran komunikasi bencana, media yang digunakan, serta partisipasi&#13;
masyarakat dalam penanganan sosial pasca banjir. Metode yang digunakan adalah&#13;
pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui&#13;
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari Kepala Lingkungan&#13;
24, tokoh masyarakat, dan warga terdampak. Analisis data dilakukan melalui&#13;
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi&#13;
sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi bencana memiliki peran&#13;
penting dalam penanganan sosial. Komunikasi menjadi sarana utama dalam&#13;
penyampaian informasi, koordinasi bantuan, dan mobilisasi partisipasi masyarakat.&#13;
Penyampaian dilakukan melalui tatap muka, telepon genggam, toa masjid, dan&#13;
grup WhatsApp. Informasi yang jelas dan sesuai kebutuhan mampu meningkatkan&#13;
respons masyarakat dalam kegiatan pemulihan seperti gotong royong.Namun,&#13;
terdapat kendala seperti rendahnya kesadaran sebagian warga dan keterbatasan&#13;
bantuan. Meski demikian, komunikasi yang dilakukan tergolong efektif dan&#13;
berkontribusi dalam mempercepat pemulihan sosial masyarakat pasca banjir.
</description>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32653</guid>
<dc:date>2026-07-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI SMA SWASTA KARTIKA I-1 MEDAN</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32652</link>
<description>STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI SMA SWASTA KARTIKA I-1 MEDAN
MUHAMMAD FADLI, ASHARI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi interpersonal guru&#13;
dalam penguatan pendidikan karakter siswa di SMA Swasta Kartika I-1 Medan.&#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam membentuk&#13;
karakter siswa melalui komunikasi yang efektif di tengah perkembangan teknologi&#13;
dan perubahan perilaku remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif&#13;
dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,&#13;
observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan tiga orang informan, yaitu Wakil&#13;
Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah, dan Guru Bimbingan&#13;
Konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi interpersonal&#13;
guru telah diterapkan melalui lima karakteristik komunikasi interpersonal menurut&#13;
Joseph A. DeVito, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan&#13;
kesetaraan. Guru membangun komunikasi yang terbuka, memahami kondisi siswa,&#13;
memberikan motivasi dan pembinaan, menciptakan suasana belajar yang positif,&#13;
serta memperlakukan seluruh siswa secara adil. Strategi tersebut berkontribusi&#13;
dalam menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, saling menghargai, serta&#13;
membangun hubungan yang harmonis antara guru dan siswa. Dengan demikian,&#13;
strategi komunikasi interpersonal guru berperan penting dalam mendukung&#13;
penguatan pendidikan karakter siswa di SMA Swasta Kartika I-1 Medan.
</description>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32652</guid>
<dc:date>2026-07-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH LITERASI INFORMASI BENCANA DI MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MASYARAKAT TAPANULI TENGAH PASCA BANJIR</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32651</link>
<description>PENGARUH LITERASI INFORMASI BENCANA DI MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MASYARAKAT TAPANULI TENGAH PASCA BANJIR
BAHAGIA UTAMA, DEPARI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan media sosial sebagai&#13;
sumber informasi utama masyarakat pascabencana banjir di Kabupaten Tapanuli&#13;
Tengah, yang di satu sisi membantu penyebaran informasi, namun di sisi lain&#13;
berpotensi meningkatkan kecemasan akibat paparan informasi yang berlebihan dan&#13;
tidak terverifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi&#13;
informasi bencana di media sosial terhadap tingkat kecemasan masyarakat&#13;
pascabencana banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan&#13;
kuantitatif dengan desain korelasional. Penentuan jumlah sampel menggunakan&#13;
rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh sebanyak 103&#13;
responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage cluster sampling&#13;
yang dipadukan dengan accidental sampling dan snowball sampling. Teknik&#13;
pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Teknik&#13;
analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas,&#13;
linearitas, dan heteroskedastisitas), analisis regresi linear sederhana, uji t, uji F,&#13;
serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara literasi informasi&#13;
bencana di media sosial terhadap tingkat kecemasan masyarakat dengan nilai&#13;
signifikansi &lt; 0,001, nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,751 yang menunjukkan&#13;
hubungan kuat, serta nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,565 yang berarti&#13;
literasi informasi bencana berkontribusi sebesar 56,5% terhadap tingkat kecemasan&#13;
masyarakat. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 8,528 + 0,784X, yang&#13;
menunjukkan bahwa semakin tinggi literasi informasi bencana di media sosial,&#13;
maka semakin tinggi pula tingkat kecemasan masyarakat pascabencana banjir.
</description>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32651</guid>
<dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>POLA KOMUNIKASI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA MEDAN DALAM MENINGKATKAN KECEPATAN RESPONS PADA PENANGANAN KEBAKARAN</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32650</link>
<description>POLA KOMUNIKASI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA MEDAN DALAM MENINGKATKAN KECEPATAN RESPONS PADA PENANGANAN KEBAKARAN
PUTRI, ARIANI DAMANIK
Penelitian ini berjudul “Pola Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan&#13;
Penyelamatan Kota Medan dalam Meningkatkan Kecepatan Respons pada&#13;
Penanganan Kebakaran”. Penelitian ini di latarbelakangi oleh tingginya angka&#13;
kejadian kebakaran di Kota Medan serta pentingnya kecepatan respons dalam&#13;
meminimalkan kerugian dan korban. Dalam situasi darurat, komunikasi menjadi&#13;
faktor kunci yang menentukan efektivitas koordinasi dan ketepatan tindakan&#13;
petugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang&#13;
diterapkan dalam meningkatkan kecepatan respons penanganan kebakaran. Metode&#13;
penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik&#13;
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi&#13;
dengan informan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan.&#13;
Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
pola komunikasi yang diterapkan meliputi komunikasi vertikal dan horizontal yang&#13;
berjalan efektif. Komunikasi didukung oleh penggunaan media seperti HT dan&#13;
radio yang memungkinkan penyampaian informasi secara cepat. Strategi&#13;
komunikasi responsif juga diterapkan melalui proses penerimaan, verifikasi, dan&#13;
penyampaian informasi secara tepat. Hal ini berdampak pada meningkatnya&#13;
kecepatan dan ketepatan respons dalam penanganan kebakaran, meskipun masih&#13;
terdapat hambatan seperti kurang jelasnya informasi dari masyarakat.
</description>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32650</guid>
<dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
