<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Mechanical Engineering</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/25</link>
<description>Teknik Mesin</description>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2026 09:40:39 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-10-30T09:40:39Z</dc:date>
<item>
<title>RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS KULIT ARI   KACANG TANAH</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32539</link>
<description>RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS KULIT ARI   KACANG TANAH
Z, EDWARDIN
Proses pengupasan kulit ari kacang tanah yang masih dilakukan secara manual &#13;
menyebabkan produktivitas menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan &#13;
merancang dan membangun mesin pengupas kulit ari kacang tanah untuk &#13;
meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi. Mesin menggunakan sistem &#13;
pengupasan mekanis berupa spinner pengaduk yang dilapisi karet sehingga mampu &#13;
mengupas kulit ari tanpa merusak biji secara berlebihan. Pengujian dilakukan &#13;
sebanyak tiga kali dengan variasi beban 500 gram, 1000 gram, dan 1500 gram, &#13;
masing-masing selama 10 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beban 1000 &#13;
gram memberikan kinerja terbaik dengan menghasilkan 800 gram kacang tanah &#13;
yang berhasil terkelupas atau sebesar 80%, sedangkan 20% sisanya tidak terkelupas &#13;
atau mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil tersebut, mesin yang dirancang &#13;
mampu meningkatkan proses pengupasan kulit ari kacang tanah dan bekerja paling &#13;
optimal pada kapasitas beban 1000 gram.
</description>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32539</guid>
<dc:date>2026-08-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS KEKUATAN TARIK MATERIAL KOMPOSIT  POLYESTER BERPENGUAT SERAT TEBU</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32538</link>
<description>ANALISIS KEKUATAN TARIK MATERIAL KOMPOSIT  POLYESTER BERPENGUAT SERAT TEBU
PRADIFTA, MAGHDAFIQIA ARYA
Penelitian ini menganalisis pengaruh waktu perendaman serat tebu dalam larutan &#13;
NaOH 5% terhadap sifat mekanik komposit polyester. Penelitian dilakukan &#13;
menggunakan metode eksperimen dengan komposisi 60% resin polyester dan 40% &#13;
serat tebu. Perlakuan serat terdiri atas tanpa perlakuan alkali serta perendaman &#13;
selama 1, 3, 5, 7, dan 9 jam. Spesimen dibuat berdasarkan standar ASTM E8 dan &#13;
diuji tarik untuk menentukan tegangan tarik, regangan tarik, dan modulus &#13;
elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan waktu perendaman &#13;
NaOH 5% memengaruhi ketiga parameter mekanik tersebut dan menghasilkan &#13;
kecenderungan yang tidak linier. Tegangan tarik tanpa perlakuan sebesar 6 MPa, &#13;
kemudian menurun menjadi 4,6 MPa pada 1 jam, meningkat menjadi 5,5 MPa pada &#13;
3 dan 5 jam, kembali mencapai 6 MPa pada 7 jam, dan mencapai nilai tertinggi 7 &#13;
MPa pada 9 jam. Regangan tarik tertinggi sebesar 0,0192 diperoleh pada &#13;
perendaman 7 jam, sedangkan modulus elastisitas tertinggi sebesar 853,6 MPa &#13;
diperoleh pada perendaman 9 jam dengan regangan 0,0082. Hasil tersebut &#13;
menunjukkan bahwa perendaman 9 jam memberikan kinerja mekanik paling &#13;
optimal karena menghasilkan tegangan tarik dan modulus elastisitas tertinggi &#13;
sekaligus regangan tarik terendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa perlakuan alkali &#13;
pada waktu tersebut memberikan perubahan permukaan serat yang mendukung &#13;
peningkatan ikatan antara serat tebu dan matriks polyester, sehingga transfer beban &#13;
menjadi lebih efektif. Dengan demikian, variasi waktu perendaman merupakan &#13;
faktor penting dalam menentukan karakteristik mekanik komposit polyester &#13;
berpenguat serat tebu, dengan 9 jam sebagai perlakuan terbaik pada rentang variasi &#13;
yang diteliti.
</description>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32538</guid>
<dc:date>2026-08-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS KEKUATAN LENTUR MATERIAL KOMPOSIT  RESIN POLYESTER BERPENGUAT SERAT TEBU</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32537</link>
<description>ANALISIS KEKUATAN LENTUR MATERIAL KOMPOSIT  RESIN POLYESTER BERPENGUAT SERAT TEBU
YANDA, RASYA DWI
Material komposit berbasis serat alam terus dikembangkan sebagai alternatif &#13;
material yang ringan dan dapat memanfaatkan limbah pertanian. Salah satu serat &#13;
alam yang dapat digunakan sebagai bahan penguat komposit adalah serat tebu &#13;
(bagasse). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan lentur material &#13;
komposit resin polyester berpenguat serat tebu serta mengetahui pengaruh variasi &#13;
waktu perendaman serat tebu dalam larutan NaOH 5%. Variasi waktu perendaman &#13;
yang digunakan adalah tanpa perlakuan, 1 jam, 3 jam, 5 jam, 7 jam, dan 9 jam. &#13;
Material komposit dibuat dengan komposisi 60% resin polyester dan 40% serat tebu &#13;
menggunakan metode hand lay-up. Pengujian lentur dilakukan menggunakan &#13;
Universal Testing Machine (UTM) dengan spesimen yang mengacu pada standar &#13;
ASTM D3410. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gaya maksimum dan &#13;
tegangan lentur berbeda pada setiap variasi waktu perendaman. Spesimen tanpa &#13;
perlakuan alkali menghasilkan gaya maksimum sebesar 175 N dan tegangan lentur &#13;
sebesar 196,88 MPa. Nilai terendah diperoleh pada perendaman 1 jam, yaitu gaya &#13;
maksimum sebesar 165 N dan tegangan lentur sebesar 185,63 MPa. Nilai tertinggi &#13;
diperoleh pada perendaman 7 jam dengan gaya maksimum sebesar 190 N dan &#13;
tegangan lentur sebesar 213,75 MPa. Pada perendaman 9 jam, nilai tegangan lentur &#13;
menurun menjadi 208,13 MPa. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan alkali &#13;
NaOH 5% dengan variasi waktu perendaman memberikan pengaruh terhadap &#13;
kekuatan lentur material komposit. Namun, hasil terbaik diperoleh pada waktu &#13;
perendaman 7 jam.
</description>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32537</guid>
<dc:date>2026-08-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>MORFOLOGI SERAT TEBU AKIBAT PERBAIKAN SIFAT  FISIK ALKALI (NaOH)</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32536</link>
<description>MORFOLOGI SERAT TEBU AKIBAT PERBAIKAN SIFAT  FISIK ALKALI (NaOH)
RAMADHAN, ADAM RAMADHANADAM
Ampas tebu (bagasse) merupakan limbah lignoselulosa yang berpotensi &#13;
dimanfaatkan sebagai material berbasis serat alami. Namun, keberadaan &#13;
komponen non-selulosa pada permukaan serat dapat memengaruhi karakteristik &#13;
morfologinya. Salah satu upaya untuk memodifikasi permukaan serat adalah &#13;
perlakuan alkali menggunakan natrium hidroksida (NaOH). Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk menganalisis perubahan morfologi permukaan serat ampas tebu &#13;
akibat variasi waktu perendaman NaOH serta menentukan variasi waktu yang &#13;
menunjukkan perubahan morfologi paling jelas berdasarkan hasil pengamatan &#13;
Scanning Electron Microscope (SEM). Penelitian dilakukan dengan memberikan &#13;
perlakuan perendaman serat ampas tebu dalam larutan NaOH dengan variasi &#13;
waktu 1, 3, 5, 7, dan 9 jam. Serat tanpa perlakuan digunakan sebagai pembanding. &#13;
Karakterisasi morfologi dilakukan menggunakan SEM dengan pembesaran 2 mm, &#13;
500 µm, dan 200 µm. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa variasi waktu &#13;
perendaman NaOH menyebabkan perubahan morfologi permukaan serat, yang &#13;
ditandai dengan munculnya pori, celah, alur, serpihan, delaminasi, fibril, kerutan, &#13;
dan permukaan kasar pada berbagai perlakuan. Perubahan morfologi paling jelas &#13;
terlihat pada perendaman selama 5 jam, terutama dengan munculnya struktur fibril &#13;
pada pembesaran 500 µm dan 200 µm disertai celah dan perubahan pada lapisan &#13;
permukaan serat. Berdasarkan hasil tersebut, perendaman NaOH selama 5 jam &#13;
menunjukkan perubahan morfologi permukaan yang paling jelas berdasarkan &#13;
pengamatan SEM. Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi awal dalam &#13;
pemanfaatan serat ampas tebu sebagai material berbasis serat alami.
</description>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32536</guid>
<dc:date>2026-08-26T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
