<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/35">
<title>Social Welfare Sciences</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/35</link>
<description>Ilmu Kesejahteraan Sosial</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/handle/123456789/31772"/>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/handle/123456789/31770"/>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/handle/123456789/31718"/>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/handle/123456789/31666"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-10-30T14:44:51Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/31772">
<title>STRATEGI PEMBERDAYAAN DALAM PROGRAM BAGI MAHASISWA KURANG MAMPU DI LEMBAGA AMIL ZAKAT ALBAB</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/31772</link>
<description>STRATEGI PEMBERDAYAAN DALAM PROGRAM BAGI MAHASISWA KURANG MAMPU DI LEMBAGA AMIL ZAKAT ALBAB
M. HABIB, HILMI
Penelitian ini berjudul “Strategi Pemberdayaan dalam Program Beasiswa Pendidikan &#13;
bagi Mahasiswa Kurang Mampu di Lembaga Amil Zakat Ulil Albab.” Penelitian ini &#13;
dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga &#13;
kurang mampu akibat kendala ekonomi yang berpotensi menghambat peningkatan kualitas &#13;
sumber daya manusia serta memperlebar kesenjangan sosial. Dalam konteks ini, program &#13;
beasiswa berbasis zakat tidak hanya dipahami sebagai bantuan finansial, tetapi juga sebagai &#13;
instrumen pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan kualitas &#13;
diri mahasiswa penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan &#13;
dalam program beasiswa di Lembaga Amil Zakat Ulil Albab dilaksanakan melalui tiga pilar &#13;
utama, yaitu seleksi yang transparan dan tepat sasaran dengan mempertimbangkan aspek &#13;
ekonomi, akademik, dan religius; pendampingan akademik dan pembinaan karakter melalui &#13;
kajian keislaman, mentoring, serta pelatihan soft skills; dan monitoring serta evaluasi &#13;
berkelanjutan untuk memastikan perkembangan akademik dan personal mahasiswa. Strategi ini &#13;
tidak hanya membantu mahasiswa dalam mengatasi hambatan ekonomi, tetapi juga mendorong &#13;
peningkatan kepercayaan diri, tanggung jawab, serta kemandirian dalam menyelesaikan studi. &#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa program beasiswa di Lembaga Amil Zakat Ulil Albab telah &#13;
mengintegrasikan konsep zakat produktif dengan pendekatan pemberdayaan yang holistik &#13;
mencakup aspek akademik, spiritual, dan sosial, sehingga berkontribusi dalam memutus rantai &#13;
kemiskinan melalui pendidikan serta membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara &#13;
intelektual, tetapi juga matang secara karakter dan spiritual.
</description>
<dc:date>2026-04-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/31770">
<title>POLARISASI ISU SOSIAL KELOMPOK MUDA BERASTAGI DALAM RUANG DIGITAL</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/31770</link>
<description>POLARISASI ISU SOSIAL KELOMPOK MUDA BERASTAGI DALAM RUANG DIGITAL
AGIL, BAGUS SANJIWO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan proses terjadinya polarisasi isu &#13;
sosial pada kelompok muda di Kota Berastagi dalam ruang digital, mengidentifikasi &#13;
faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya polarisasi, mengkaji dampaknya terhadap &#13;
kondisi psikososial pemuda, serta memahami strategi yang digunakan dalam mengelola &#13;
konflik dan perbedaan pandangan di media digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh &#13;
meningkatnya intensitas penggunaan media sosial di kalangan pemuda yang menjadikan &#13;
ruang digital sebagai arena utama pertukaran informasi, pembentukan opini, serta &#13;
interaksi sosial yang berpotensi memperkuat keterbelahan pandangan. Fenomena ini &#13;
menjadi penting untuk dikaji karena tidak hanya memengaruhi pola komunikasi daring, &#13;
tetapi juga berdampak terhadap hubungan sosial dan kesejahteraan psikososial pemuda &#13;
dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif &#13;
dengan lokasi penelitian di Kota Berastagi, Sumatera Utara. Subjek penelitian terdiri atas &#13;
pemuda berusia 16–30 tahun yang aktif menggunakan ruang digital, khususnya melalui &#13;
platform WhatsApp, Instagram, X (Twitter), dan media sosial lainnya. Informan dipilih &#13;
menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pengalaman dan keterlibatan &#13;
mereka dalam diskusi isu sosial maupun politik di ruang digital. Teknik pengumpulan &#13;
data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, &#13;
sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan &#13;
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polarisasi isu sosial di ruang &#13;
digital pada kelompok muda Berastagi terbentuk melalui proses bertahap yang diawali &#13;
dari perbedaan pendapat, penolakan terhadap pandangan tertentu, minimnya ruang &#13;
dialog, meningkatnya ketegangan emosional, hingga munculnya penarikan diri dari ruang &#13;
diskusi. Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi, anonimitas pengguna, karakter &#13;
komunikasi berbasis teks, serta penyebaran opini yang cepat menjadi faktor yang &#13;
memperkuat polarisasi. Dampak yang muncul tidak hanya berupa meningkatnya konflik &#13;
opini, tetapi juga memengaruhi kondisi psikososial pemuda seperti munculnya emosi &#13;
negatif, rasa tidak dihargai, tekanan psikologis ringan, menurunnya kualitas hubungan &#13;
pertemanan, serta kecenderungan menghindari interaksi sosial tertentu. Di sisi lain, &#13;
ditemukan bahwa pemuda memiliki berbagai strategi dalam menghadapi konflik digital, &#13;
seperti menghindari perdebatan yang tidak produktif, membatasi keterlibatan, hingga &#13;
mencari solusi bersama melalui pendekatan dialogis. Penelitian ini menunjukkan bahwa &#13;
ruang digital bukan penyebab utama konflik sosial, tetapi berperan sebagai akselerator &#13;
yang memperbesar dan mempercepat ekspresi perbedaan yang telah ada di masyarakat.
</description>
<dc:date>2026-04-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/31718">
<title>ANALISIS KESEJAHTERAAN EKONOMI DALAM  PROGRAM PEMBERDAYAAN LASKAR DI DALAM  KESEJAHTERAAN LABUHANBATU UTARA</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/31718</link>
<description>ANALISIS KESEJAHTERAAN EKONOMI DALAM  PROGRAM PEMBERDAYAAN LASKAR DI DALAM  KESEJAHTERAAN LABUHANBATU UTARA
Meha, Riyan
Pemberdayaan masyarakat merupakan hal yang penting dalam terwujudnya &#13;
kesejahteraan umum. Pemberdayaan masyarakat memiliki tujuan untuk membangun &#13;
kesadaran dan kemauan rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri. Salah &#13;
satu program pemberdayaan di Desa Simandulang yaitu Program Laskar. Penelitian &#13;
bertujuan untuk mengetahui dampak program dalam meningkatkan kesejahteraan &#13;
masyarakat nelayan serta permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan program Laskar &#13;
di Desa Simandulang. Penelitian ini juga mendeskripsikan langkah dan upaya yang &#13;
dilakukan dalam mengatasi kendala dalam pelaksanaan program Laskar. Metode &#13;
penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif deskriptif. Pengambilan sumber data &#13;
menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis pengambilan &#13;
data dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan verifikasi &#13;
data. Hasil penelitian berpatokan dari kriteria berdasarkan teori dampak kebijakan &#13;
menunjukkan pelaksanaan program Laskar berdampak baik dalam meningkatkan &#13;
kesejahteraan masyarakat nelayan dengan pemberian bantuan kepada masyarakat &#13;
nelayan sehingga lebih optimal dalam memperoleh hasil tangkap ikan. Akan tetapi &#13;
adanya kendala dan permasalahan yang terjadi terkait pelaksanaan program Laskar &#13;
membuat program ini belum berjalan secara maksimal sesuai dengan tujuan program &#13;
Laskar. Saran terkait dalam penelitian ini diharapkan pemerintah Kabupaten &#13;
Labuhanbatu Utara, agar pemerintah daerah dan pihak dinas memperhatikan &#13;
pelaksanaan program Laskar agar pelaksanaan sesuai dengan yang direncanakan, &#13;
penetapan kebijakan terkait regulasi atau peraturan untuk menanggulangi &#13;
penyalahgunaan terhadap program bantuan Laskar
</description>
<dc:date>2026-04-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/31666">
<title>POTRET KESEJAHTERAAN KELUARGA  DRIVER OJEK ONLINE  DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS                                                                             KOTA MEDAN</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/31666</link>
<description>POTRET KESEJAHTERAAN KELUARGA  DRIVER OJEK ONLINE  DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS                                                                             KOTA MEDAN
ARYANDY, ARBIE
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Pusat &#13;
Potret Kesejahteraan Keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup dan &#13;
kesejahteraan sosial para pengemudi (driver) ojek online di wilayah Kecamatan &#13;
Medan Amplas, Kota Medan. Di tengah ketidakpastian pendapatan dan risiko &#13;
kerja yang tinggi bagi pekerja sektor informal (ekonomi gig), keberadaan lembaga &#13;
atau komunitas pendukung menjadi sangat krusial sebagai jaring pengaman sosial. &#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan &#13;
deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara &#13;
mendalam dengan pengemudi ojek online serta pengelola lembaga terkait, serta &#13;
studi dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling &#13;
untuk mendapatkan data yang representatif mengenai dinamika kesejahteraan &#13;
keluarga driver di wilayah tersebut. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pusat Potret Kesejahteraan Keluarga &#13;
memiliki peran penting dalam beberapa dimensi kesejahteraan, antara lain: (1) &#13;
Pemberdayaan ekonomi melalui program bantuan atau edukasi keuangan, (2) &#13;
Dukungan sosial psikologis sebagai wadah interaksi antar driver untuk &#13;
mengurangi tekanan kerja, dan (3) Akses informasi terkait perlindungan keluarga. &#13;
Meskipun demikian, terdapat tantangan berupa keterbatasan jangkauan program &#13;
dan sinkronisasi data dengan kebijakan pemerintah kota. Penelitian ini &#13;
menyimpulkan bahwa penguatan peran lembaga lokal di tingkat kecamatan seperti &#13;
Medan Amplas sangat dibutuhkan untuk menjamin stabilitas kesejahteraan &#13;
keluarga driver ojek online di masa depan.
</description>
<dc:date>2026-02-11T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
