<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/26">
<title>Civil Engineering</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/26</link>
<description>Teknik Sipil</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/handle/123456789/32469"/>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/handle/123456789/32467"/>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/handle/123456789/32445"/>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/handle/123456789/32279"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-10-26T13:00:12Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/32469">
<title>ANALISIS KARAKTERISTIK LALU LINTAS PADA RUAS JALAN SISINGAMANGARAJA KOTA MEDAN YANG TERDAMPAK AKTIVITAS PEMBANGUNAN PROYEK BRT MEBIDANG (Studi Kasus)</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32469</link>
<description>ANALISIS KARAKTERISTIK LALU LINTAS PADA RUAS JALAN SISINGAMANGARAJA KOTA MEDAN YANG TERDAMPAK AKTIVITAS PEMBANGUNAN PROYEK BRT MEBIDANG (Studi Kasus)
MUHAMMAD, ALFAZ AL KHAIRI
Pembangunan infrastruktur Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang di Jalan Sisingamangaraja Kota Medan berdampak pada berkurangnya lebar efektif lajur jalan. Kondisi penyempitan jalan (road narrowing) ini berpotensi memicu kemacetan (bottleneck) serta penurunan kapasitas dan kinerja lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan kinerja lalu lintas pada ruas jalan terdampak selama masa konstruksi berlangsung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan untuk mengumpulkan data volume lalu lintas, kecepatan, waktu tempuh, geometrik jalan, dan hambatan samping. Analisis dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan indikator utama meliputi Arus Lalu Lintas (&#119876;), Kecepatan Arus Bebas (&#119881;&#119861;), Kecepatan Tempuh (&#119881;&#119879;), Kapasitas (&#119862;), Derajat Kejenuhan (&#119863;&#119869;), dan Tingkat Pelayanan Jalan (LOS). Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat perubahan karakteristik lalu lintas dan penurunan kinerja jalan selama masa konstruksi berlangsung. Temuan dari penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh instansi pemerintah terkait, Dinas Perhubungan, dan pihak pengembang proyek sebagai dasar pertimbangan dalam merumuskan strategi manajemen dan rekayasa lalu lintas sementara guna meminimalkan dampak kemacetan di sepanjang koridor Jalan Sisingamangaraja Kota Medan.
</description>
<dc:date>2026-08-15T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/32467">
<title>ANALISA DRAINASE SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KERUSAKAN JALAN BERASPAL DI JALAN VETERAN, KEC.LABUHAN DELI, KAB. DELI SERDANG, SUMATERA UTARA</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32467</link>
<description>ANALISA DRAINASE SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KERUSAKAN JALAN BERASPAL DI JALAN VETERAN, KEC.LABUHAN DELI, KAB. DELI SERDANG, SUMATERA UTARA
ANGGARA, PRADITYA LESMANA
Jalan merupakan prasarana transportasi yang berperan penting dalam &#13;
menunjang mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi. Salah satu faktor yang &#13;
memengaruhi kondisi dan umur pelayanan perkerasan jalan adalah sistem drainase. &#13;
Drainase yang tidak berfungsi secara optimal dapat menyebabkan genangan dan &#13;
masuknya air ke dalam lapisan perkerasan sehingga mempercepat kerusakan jalan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi drainase di Jalan Veteran, &#13;
Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, &#13;
mengidentifikasi kerusakan perkerasan jalan aspal, serta mengetahui pengaruh &#13;
kondisi drainase terhadap kerusakan jalan. &#13;
Penelitian menggunakan data primer berupa hasil pengamatan dan &#13;
pengukuran langsung di lapangan serta data sekunder berupa curah hujan &#13;
maksimum tahunan periode 2016–2025. Analisis hidrologi dilakukan &#13;
menggunakan Distribusi Normal, Log Normal, Log Pearson III, dan Gumbel. &#13;
Intensitas hujan dihitung menggunakan Metode Mononobe, debit banjir rencana &#13;
menggunakan Metode Rasional, dan kapasitas saluran menggunakan Persamaan &#13;
Manning. Hasil analisis menunjukkan curah hujan rencana periode ulang 10 tahun &#13;
sebesar 216,35 mm/hari. Debit banjir rencana pada titik 1, 2, dan 3 masing-masing &#13;
sebesar 0,506 m³/det, 0,478 m³/det, dan 0,531 m³/det. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan kapasitas saluran pada titik 1, 2, dan 3 &#13;
masing-masing sebesar 1,13 m³/det, 1,01 m³/det, dan 1,24 m³/det, sehingga secara &#13;
teoritis ketiga saluran mampu menampung debit banjir rencana periode ulang 10 &#13;
tahun. Namun, kondisi saluran yang terdapat sampah, sedimentasi, dan inlet yang &#13;
kurang optimal dapat mengurangi kapasitas efektif saluran serta menyebabkan &#13;
genangan. Genangan yang terjadi secara berulang dapat mempercepat kerusakan &#13;
perkerasan aspal akibat masuknya air melalui retak dan celah perkerasan. Oleh &#13;
karena itu, diperlukan pemeliharaan saluran secara rutin, pembersihan sampah, &#13;
pengendalian sedimentasi, dan perbaikan inlet untuk mengurangi genangan serta &#13;
mencegah perkembangan kerusakan jalan.
</description>
<dc:date>2026-10-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/32445">
<title>ANALISIS SISTEM SALURAN DRAINASE PADA PERUMAHAN BUMI ASRI , KEC. MEDAN HELVETIA, KOTA MEDAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE EPA SWMM 5.2</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32445</link>
<description>ANALISIS SISTEM SALURAN DRAINASE PADA PERUMAHAN BUMI ASRI , KEC. MEDAN HELVETIA, KOTA MEDAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE EPA SWMM 5.2
FATIKHA, SYAHARANI
Pertumbuhan kawasan permukiman yang pesat sering kali tidak diimbangi dengan&#13;
kapasitas sistem drainase yang memadai, sehingga menimbulkan genangan pada saat&#13;
hujan berintensitas tinggi. Kondisi ini terjadi pada Perumahan Bumi Asri, Kecamatan&#13;
Medan Helvetia, Kota Medan, yang beberapa ruas salurannya diduga belum direncanakan&#13;
berdasarkan kajian hidrologi dan hidraulika yang memadai. Penelitian ini bertujuan&#13;
mengetahui besarnya debit air hujan yang masuk ke kawasan tersebut, mengevaluasi&#13;
kapasitas saluran eksisting, serta merencanakan ulang dimensi saluran dan bangunan&#13;
pelengkap menggunakan bantuan software EPA SWMM 5.2. Data curah hujan harian&#13;
maksimum selama 10 tahun (2015–2024) dari Stasiun Klimatologi Sampali dianalisis&#13;
dengan beberapa metode distribusi frekuensi, dan hasil uji kecocokan menunjukkan&#13;
Distribusi Gumbel sebagai yang paling sesuai, dengan debit rencana metode rasional&#13;
sebesar 1,362 m³/detik (kala ulang 2 tahun), 1,711 m³/detik (5 tahun), dan 1,943 m³/detik&#13;
(10 tahun). Hasil evaluasi terhadap 15 ruas saluran menunjukkan bahwa Saluran Primer I&#13;
dan III masih mampu menampung debit hingga kala ulang 10 tahun, sedangkan Saluran&#13;
Primer II beserta seluruh 12 saluran sekunder tidak lagi mencukupi. Sebagai solusi,&#13;
dilakukan redesain dimensi saluran berpenampang persegi dengan kaidah hidraulis efisien&#13;
serta perencanaan kolam retensi berkapasitas 35.000 m³ untuk menampung sementara&#13;
limpasan sebelum dialirkan ke saluran drainase. Hasil simulasi ulang pada EPA SWMM&#13;
5.2 menunjukkan bahwa profil aliran menuju outfall tidak lagi mengalami peluapan,&#13;
dengan nilai continuity error di bawah 1%, sehingga sistem drainase usulan dinilai efektif&#13;
dalam mengurangi risiko genangan di kawasan Perumahan Bumi Asri.
</description>
<dc:date>2026-08-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://localhost:8080/handle/123456789/32279">
<title>ANALISIS SIMPANG TAK BERSINYAL DI JALAN WILLIEM  ISKANDAR DAN JALAN TUASAN MEDAN  (STUDI KASUS)</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32279</link>
<description>ANALISIS SIMPANG TAK BERSINYAL DI JALAN WILLIEM  ISKANDAR DAN JALAN TUASAN MEDAN  (STUDI KASUS)
ALMANDILI, MUHAMMAD GEMPAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume lalu lintas pada jam puncak (peak &#13;
hour) dan mengevaluasi kinerja simpang tiga tak bersinyal yang mempertemukan &#13;
Jalan Williem Iskandar dan Jalan Tuasan di Medan. Simpang ini berada di kawasan &#13;
padat penduduk yang merupakan jalur menuju pusat pasar dan perkantoran, sehingga &#13;
berpotensi menimbulkan kemacetan dan risiko kecelakaan. Metodologi penelitian &#13;
yang digunakan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 &#13;
untuk menghitung kapasitas (C), derajat kejenuhan (DS), tundaan (D), dan peluang &#13;
antrean (QP). Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap arus lalu &#13;
lintas dan geometrik jalan, sementara data sekunder berupa jumlah penduduk &#13;
diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Hasil analisis kondisi eksisting menunjukkan &#13;
volume arus lalu lintas sebesar 2001,8 smp/jam dengan kapasitas (C) 2624 smp/jam. &#13;
Diperoleh nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,76, yang melampaui ambang batas &#13;
ideal PKJI sebesar 0,75. Rata-rata tundaan simpang tercatat sebesar 12,13 det/smp &#13;
dengan peluang antrean antara 24%–47%. Sebagai upaya perbaikan, dilakukan &#13;
simulasi rekayasa lalu lintas melalui pemasangan rambu larangan berhenti (sterilisasi &#13;
hambatan samping).
</description>
<dc:date>2026-08-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
