<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Islamic Religion</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/9" rel="alternate"/>
<subtitle>Fakultas Agama Islam</subtitle>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/9</id>
<updated>2026-11-02T09:43:32Z</updated>
<dc:date>2026-11-02T09:43:32Z</dc:date>
<entry>
<title>PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI TELADAN  DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA   DI SMK PAB 8 SAMPALI</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/32678" rel="alternate"/>
<author>
<name>APRILLIA, WIDYA</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/32678</id>
<updated>2026-11-02T08:30:51Z</updated>
<published>2026-06-07T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI TELADAN  DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA   DI SMK PAB 8 SAMPALI
APRILLIA, WIDYA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru pendidikan &#13;
agama Islam sebagai teladan dalam pembentukan karakter religius siswa di SMK &#13;
PAB 8 Sampali, jenis pembentukan karakter religius yang diterapkan, dan kendala &#13;
yang dihadapi dalam menerapkannya. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan &#13;
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, &#13;
wawancara, dan dokumentasi dari orang-orang yang terlibat dalam penelitian. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam berfungsi &#13;
sebagai teladan dalam sikap, perilaku, dan pembiasaan keagamaan. Pembentukan &#13;
karakter religius didukung oleh pembiasaan sekolah yang religius seperti berdoa &#13;
bersama, shalat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, tausiah, pesantren kilat, dan &#13;
kegiatan lainnya. Namun, ada beberapa kendala, seperti kurangnya kesadaran &#13;
siswa, perbedaan latar belakang keluarga, pengaruh teknologi dan lingkungan, &#13;
dan keterbatasan waktu pembinaan. Oleh karena itu, keteladanan guru Pendidikan &#13;
Agama Islam menjadi faktor penting dalam menumbuhkan karakter religius siswa &#13;
secara konsisten.
</summary>
<dc:date>2026-06-07T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH LITERASI KEAGAMAAN DIGITAL TERHADAP SIKAP DAN  PERILAKU AKHLAK PESERTA DIDIK DI SMK SWASTA BUDI AGUNG MEDAN</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/32677" rel="alternate"/>
<author>
<name>ZURAIDAH, YENNI</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/32677</id>
<updated>2026-11-02T08:28:11Z</updated>
<published>2026-07-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH LITERASI KEAGAMAAN DIGITAL TERHADAP SIKAP DAN  PERILAKU AKHLAK PESERTA DIDIK DI SMK SWASTA BUDI AGUNG MEDAN
ZURAIDAH, YENNI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin tingginya penggunaan media digital di &#13;
kalangan peserta didik yang turut memengaruhi cara memperoleh informasi, termasuk &#13;
informasi keagamaan. Literasi keagamaan digital diperlukan agar peserta didik mampu &#13;
mengakses, memahami, menilai, dan menggunakan informasi keagamaan secara kritis, &#13;
bijaksana, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
pengaruh literasi keagamaan digital terhadap sikap dan perilaku peserta didik di SMK &#13;
Swasta Budi Agung Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi &#13;
penelitian terdiri dari 441 peserta didik kelas X, XI, dan XII tahun ajaran 2026/2027, yang &#13;
terdiri atas 433 peserta didik beragama Islam dan 8 peserta didik non-Islam. Sampel &#13;
penelitian berjumlah 82 peserta didik.  &#13;
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. &#13;
Instrumen penelitian terdiri atas 16 butir pernyataan untuk variabel literasi keagamaan &#13;
digital (X), 6 butir pernyataan untuk variabel sikap peserta didik (Y1), dan 8 butir &#13;
pernyataan untuk variabel perilaku peserta didik (Y2). Berdasarkan hasil penelitian, &#13;
penggunaan media digital responden menunjukkan bahwa 5 peserta didik (6,1%) &#13;
menggunakan media digital selama 1 jam per hari, 27 peserta didik (32,9%) selama 2 jam, &#13;
30 peserta didik (36,6%) selama 3 jam, dan 20 peserta didik (24,4%) lebih dari 4 jam per &#13;
hari. Skor variabel literasi keagamaan digital berada pada rentang 35–64, sedangkan skor &#13;
sikap peserta didik berada pada rentang 9–24 dan skor perilaku peserta didik berada pada &#13;
rentang 20–32. Data tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, &#13;
dan analisis statistik untuk mengetahui pengaruh literasi keagamaan digital terhadap sikap &#13;
dan perilaku peserta didik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran &#13;
mengenai peran literasi keagamaan digital dalam membentuk sikap dan perilaku peserta &#13;
didik serta menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dan guru dalam meningkatkan &#13;
pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital.
</summary>
<dc:date>2026-07-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS PROBLEMATIKA MEMBACA AL-QUR’AN SISWA  DI SMAS NURUL HASANAH TEMBUNG</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/32676" rel="alternate"/>
<author>
<name>TAMBAK, AMINAH</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/32676</id>
<updated>2026-11-02T08:25:07Z</updated>
<published>2026-04-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS PROBLEMATIKA MEMBACA AL-QUR’AN SISWA  DI SMAS NURUL HASANAH TEMBUNG
TAMBAK, AMINAH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an &#13;
siswa di SMAS Nurul Hasanah Tembung. Masih banyak siswa yang belum lancar &#13;
membaca, kurang memahami tajwid, bahkan masih berada pada tahap Iqra’ &#13;
meskipun sudah di tingkat SMA.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor &#13;
penyebab rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an, mengetahui strategi &#13;
pembelajaran yang diterapkan, serta upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam &#13;
mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif &#13;
dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, &#13;
wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data melalui reduksi, penyajian, &#13;
dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya &#13;
kemampuan membaca Al-Qur’an dipengaruhi oleh faktor internal seperti &#13;
rendahnya motivasi dan minat belajar, serta faktor eksternal seperti kurangnya &#13;
dukungan orang tua, kondisi ekonomi, dan metode pembelajaran yang kurang &#13;
variatif. Adapun strategi guru meliputi metode musyafahah, tadarus, pembelajaran &#13;
kelompok, dan tutor sebaya, serta upaya berupa bimbingan individual, pemberian &#13;
motivasi, dan pembiasaan membaca secara rutin.
</summary>
<dc:date>2026-04-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM  MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH 01  MEDAN</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/32675" rel="alternate"/>
<author>
<name>HAURA, NURUL</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/32675</id>
<updated>2026-11-02T08:22:12Z</updated>
<published>2026-05-15T00:00:00Z</published>
<summary type="text">IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM  MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH 01  MEDAN
HAURA, NURUL
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran &#13;
berbasis masalah dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran &#13;
Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah 01 Medan. Penelitian ini &#13;
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik &#13;
pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. &#13;
data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran berbasis &#13;
masalah dilakukan melalui tahapan orientasi masalah, pengorganisasian peserta &#13;
didik, penyelidikan, penyajian hasil, serta yang terakhir evaluasi. Metode ini &#13;
mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik menjadi lebih aktif dan &#13;
bermakna. Faktor pendukung penerapan metode ini meliputi pengelolaan kelas, &#13;
partisipasi aktif peserta didik, serta tersedianya sarana pendukung. Adapun faktor &#13;
penghambatnya yaitu, keterbatasan waktu, perbedaan pendapat dalam diskusi, dan &#13;
masih ada peserta didik yang kurang aktif. Dengan demikian, metode &#13;
pembelajaran berbasis masalah memberikan kontribusi positif dalam &#13;
meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama &#13;
Islam. &#13;
,
</summary>
<dc:date>2026-05-15T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
