| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Teori Penetrasi Sosial dalam
meningkatkan budaya kedisiplinan siswa melalui hubungan interpersonal antara
guru Bimbingan dan Konseling di MAN 1 Medan. Metode yang digunakan adalah
penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Teori Penetrasi
Sosial oleh guru BK mampu membangun hubungan yang lebih dekat, saling
percaya, dan terbuka dengan siswa, sehingga secara efektif dapat menumbuhkan
kesadaran dan kedisiplinan siswa terhadap aturan sekolah. Selain itu, proses
komunikasi yang berkelanjutan dan pendekatan humanis membantu internalisasi
nilai kedisiplinan dalam diri siswa, bukan hanya karena takut hukuman tetapi karena
kesadaran dari dalam diri. Hubungan interpersonal yang baik juga meningkatkan
keterbukaan siswa dalam menyampaikan permasalahan dan menerima arahan dari
guru BK. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan komunikasi interpersonal
yang efektif sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan
siswa. Hasil temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis dan teoritis
dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling serta memperkuat peran
hubungan interpersonal dalam pembinaan karakter siswa. |
en_US |