| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah kulit kerang di Desa
Perlis serta peran pemberdayaan dan inovasi dalam mendukung penerapan prinsip
ekonomi biru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan. Data yang diperoleh dianalisis
melalui penyusunan deskripsi mendalam mengenai kondisi pemanfaatan limbah,
kapasitas masyarakat, serta program pemberdayaan yang ada.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kulit kerang di Desa
Perlis masih belum optimal dan cenderung menimbulkan permasalahan
lingkungan. Kapasitas masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai
ekonomi masih rendah, serta program pemberdayaan yang mendukung
pengembangan usaha berbasis limbah belum berjalan secara terstruktur. Kondisi
tersebut menyebabkan prinsip ekonomi biru belum diterapkan secara maksimal
dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan limbah kulit kerang memiliki
potensi sebagai sumber ekonomi alternatif yang berkelanjutan apabila didukung
oleh peningkatan kapasitas masyarakat, inovasi, dan program pemberdayaan yang
terintegrasi. Dengan demikian, penerapan ekonomi biru dapat menjadi strategi
pengembangan ekonomi lokal yang relevan bagi masyarakat pesisir Desa Perlis. |
en_US |