Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui pengaruh Debt to Asset Ratio
terhadap keputusan hedging, (2) mengetahui pengaruh Return on Asset Ratio terhadap
keputusan hedging, (3) mengetahui pengaruh Growth Opportunity terhadap keputusan
hedging, (4) mengetahui pengaruh Firm Size terhadap keputusan hedging, (5)
mengetahui dan menganalisis pengaruh Debt to Asset Ratio, Return on Asset Ratio,
Growth Opportunity, dan Firm Size secara simultan terhadap keputusan hedging pada
perusahaan sektor consumer non-cyclical di Indonesia periode 2021–2024. Metode
penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Jenis dan sumber data dalam
penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan periode 2021 – 2024
perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi logistik biner, dengan
pengujian meliputi uji keseluruhan model, uji kelayakan model regresi, matriks
klasifikasi, uji t, uji f, dan koefisien determinasi. Pengolahan data dalam penelitian ini
menggunakan Eviews 12. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
secara parsial Debt to Asset Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap
keputusan perusahaan dalam melakukan hedging, sedangkan Return on Asset Ratio,
Growth Opportunity, dan Firm Size secara parsial tidak berpengaruh signifikan
terhadap keputusan perusahaan dalam melakukan hedging. Dan secara simultan, Debt
to Asset Ratio, Return on Asset Ratio, Growth Opportunity, dan Firm Size berpengaruh
signifikan terhadap keputusan perusahaan dalam melakukan hedging.