| dc.description.abstract |
Penelitian ini berfokus pada rendahnya minat beli masyarakat terhadap mobil
listrik Wuling di Kota Medan meskipun terdapat potensi pasar yang cerah. Hal ini
disebabkan oleh adanya keraguan terkait kepercayaan merek, persepsi harga, dan
fasilitas pendukung yang tersedia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh kepercayaan merek, persepsi harga, dan fasilitas pendukung terhadap
minat beli mobil listrik Wuling di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui angket
yang disebarkan kepada 96 responden yang merupakan masyarakat Kota Medan.
Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji
pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil analisis
menunjukkan bahwa secara parsial, kepercayaan merek berpengaruh terhadap
minat beli mobil listrik Wuling di Kota Medan yang ditunjukkan (thitung 4,477 >
ttabel 1,9861), persepsi harga berpengaruh terhadap minat beli mobil listrik
Wuling di Kota Medan ditunjukkan dengan (thitung 3,770 > ttabel 1,9861), dan
fasilitas pendukung berpengaruh terhadap minat beli mobil listrik Wuling di
Kota Medan ditunjukkan dengan (thitung 4,115 > ttabel 1,9861). Secara simultan,
ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan
nilai Fhitung sebesar 27,346, lebih besar dari Ftabel 2,704. Koefisien determinasi (R²)
menunjukkan bahwa 47,1%. Hasil perhitungan regresi dapat diketahui bahwa
koefisien determinasi (R square) yang diperoleh sebesar 0,471, hasil ini memiliki
arti bahwa 47,1% variabel Minat Beli dapat dijelaskan oleh variabel Kepercayaan
Merek, Persepsi Harga dan Fasilitas Pendukung, sedangkan sisanya sebesar
52,9% diterangkan oleh variabel lain yang tidak diteliti seperti kualitas produk,
brand ambassador, citra merek dan lain sebagainya. |
en_US |