Abstract:
Pola komunikasi orang tua dalam keluarga memiliki peran penting dalam mengatasi
meningkatnya penggunaan perangkat digital pada anak yang berdampak pada
tingginya durasi screen time serta perubahan kualitas interaksi dalam keluarga.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi orang tua dalam
mengatasi screen time pada anak di Kelurahan Besar. Penelitian ini menggunakan
landasan Teori Komunikasi Keluarga (Family Communication Theory) yang
menekankan pentingnya keterbukaan dan interaksi dua arah dalam keluarga.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan
dokumentasi terhadap lima orang tua sebagai informan penelitian. Teknik analisis
data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi orang tua bersifat dialogis,
intensif, dan fleksibel. Komunikasi dilakukan secara rutin dengan frekuensi tinggi,
durasi yang menyesuaikan situasi, serta pemilihan waktu yang kondusif. Isi pesan
mencakup edukasi mengenai dampak penggunaan gadget serta penetapan aturan
yang dalam beberapa kasus disepakati bersama anak. Teknik komunikasi yang
digunakan meliputi teknik informatif, persuasif, dan koersif, dengan dominasi
pendekatan persuasif.