| dc.description.abstract |
Penelitian ini menganalisis framing isu Projo yang beraliansi dengan Prabowo di
media online Detik.com dan CNA.id. Fokus utama studi ini adalah mengungkap
perbedaan konstruksi realitas politik yang disajikan oleh media nasional dan
internasional dalam memberitakan perubahan dukungan Projo terhadap Prabowo.
Pendekatan teori yang digunakan meliputi teori konstruksi sosial realitas, framing
theory, dan model Pan dan Kosicki yang membedah struktur teks berita.
Metodologi yang diterapkan adalah analisis isi kualitatif yang menitikberatkan pada
interpretasi makna dan struktur teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Detik.com cenderung menampilkan isu sebagai bagian dari dinamika politik
domestik dan strategi kemenangan, dengan gaya pemberitaan yang cepat dan
langsung. Sebaliknya, CNA.id menyajikan analisis yang lebih kontekstual dan
mendalam, menyoroti implikasi terhadap demokrasi Indonesia dan stabilitas
regional. Perbedaan framing ini dipengaruhi oleh ideologi media, target audiens,
dan karakteristik institusional masing-masing media. Temuan ini menegaskan
bahwa media tidak hanya menyajikan fakta, tetapi juga membentuk persepsi publik
melalui narasi dan simbol yang berbeda, sehingga penting bagi pembaca untuk
memahami bias framing dalam pemberitaan media. |
en_US |