Abstract:
Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kenyamanan visual
dan mendukung aktivitas belajar mengajar di lingkungan pendidikan. Tingkat pencahayaan
yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan kelelahan mata, menurunkan konsentrasi,
serta mengurangi efektivitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kondisi pencahayaan pada ruang dosen dan ruang kelas Gedung G
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) serta mengevaluasi kesesuaiannya
terhadap standar SNI 6197:2020 menggunakan software DIALux EVO 13.0.
Metode penelitian yang digunakan meliputi pengukuran pencahayaan alami pada siang
hari dan pencahayaan buatan pada malam hari menggunakan lux meter, perhitungan
manual dengan metode lumen, serta simulasi menggunakan software DIALux EVO 13.0.
Data yang dianalisis meliputi tingkat iluminasi, jumlah armatur lampu, fluks cahaya,
koefisien pemanfaatan (KP), dan koefisien depresiasi (KD). Simulasi dilakukan
menggunakan lampu LED Downlight dengan daya 19 Watt dan fluks cahaya 2100 lumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa ruangan pada kondisi eksisting belum
memenuhi standar iluminasi berdasarkan SNI 6197:2020. Setelah dilakukan optimalisasi
menggunakan DIALux EVO 13.0, diperoleh tingkat pencahayaan yang sesuai dengan
standar. Pada Laboratorium Komputer Lantai 2 diperoleh iluminasi rata-rata sebesar 553
lux dengan 21 armatur lampu, sedangkan pada ruang kelas Lantai 3 diperoleh iluminasi
rata-rata sebesar 385–401 lux dengan 6 armatur lampu. Hasil simulasi menunjukkan bahwa
distribusi cahaya menjadi lebih merata dan tingkat pencahayaan telah memenuhi standar
minimum yang dipersyaratkan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan software DIALux EVO
13.0 efektif dalam menganalisis dan mengoptimalkan sistem pencahayaan. Optimalisasi
jumlah dan tata letak lampu mampu meningkatkan kualitas pencahayaan sehingga
memenuhi standar SNI 6197:2020 serta mendukung kenyamanan visual pengguna
ruangan.