| dc.description.abstract |
Di Indonesia sebagian besar pembangkit listrik masih menggunakan bahan baku
penggerak dari sumber energi tak terbarukan. Sisi lain yang masih menjadi masalah,
masyarakat pengguna energi listrik banyak yang tidak efisien dalam menggunakan
energi listrik baik untuk keperluan rumah tangga, lembaga pendidikan maupun pada
keperluan pekerjaan kantor dan industri. Gedung belajar merupakan salah satu
lembaga yang mempunyai ketergantungan besar terhadap kebutuhan tenaga listrik
selaku operasional. Kebutuhan tenaga listrik yang besar menuntut manajemen
universitas melaksanakan efisiensi dalam penggunaannya. Sehingga dibutuhkan
upaya audit tenaga listrik buat menggapai tujuan efisiensi tenaga pada Gedung B
FKIP UMSU. Audit energi bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan energi
suatu bangunan ngedung dan mencari upaya peningkatan efisiensi penggunaan
energi tanpa mengurangin tingkat kenyamanan bangunan/gedung. Untuk konsumsi
energi listrik yang ada di Gedung B FKIP Universitas Muhammadiyah Sumatra
Utara adalah 28.455,58 kWh/bulan, yang dibagi menjadi tiga klasifikasi beban
komsumsi listrik untuk yang pertama konsumsi energi penerangan ruangan pada
gedung yang ada di Gedung B FKIP UMSU dengan nilai sebesar 1.476,5
kWh/bulan kemudian yang kedua untuk Intensitas Konsumsi Energi AC pada
Gedung B FKIP UMSU dengan nilai sebesar 21.521 kWh/bulan serta yang ke tiga
untuk Intensitas Konsumsi Energi peralatan lainnya pada Gedung B FKIP UMSU
dengan nilai sebesar 5.458,4 kWH/bulan. Dalam perhitungan IKE Gedung ini
termasuk dalam kategori efisien berdasarkan standar ASEAN USAID. |
en_US |