| dc.description.abstract |
Permasalahan sampah merupakan tantangan lingkungan yang serius di Indonesia, termasuk
di Kota Medan yang tercatat sebagai salah satu kota dengan volume sampah terbesar.
Pemerintah Kota Medan merespons kondisi ini melalui Program Medan Bersih, sebuah
inisiatif pengelolaan kebersihan lingkungan secara terpadu. Agar program ini berjalan
efektif, dibutuhkan fungsi controlling yang kuat di tingkat kelurahan sebagai ujung tombak
pelaksana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas fungsi
controlling pada Program Medan Bersih di Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan
Area, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi
langsung, serta studi dokumentasi terhadap lima informan yang terdiri dari Sekretaris
Lurah, Kepala Seksi Trantib, dan tiga Kepala Lingkungan. Analisis data menggunakan
model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup tahapan pengumpulan data, reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
secara umum fungsi controlling pada Program Medan Bersih telah berjalan dengan cukup
efektif ditinjau dari lima indikator, yaitu: (1) keterbukaan tujuan telah terlaksana melalui
rapat koordinasi, SOP, dan komunikasi digital. (2) ketepatan waktu tergolong responsif
dengan sistem absensi dan mekanisme sanksi yang jelas. (3) fleksibilitas ditunjukkan
melalui kemampuan adaptasi terhadap kondisi lapangan. (4) objektivitas penilaian
diterapkan melalui indikator terukur dan evaluasi bersama, serta (5) komprehensivitas
pengawasan mencakup seluruh tahapan program secara menyeluruh. Namun demikian,
keterbatasan armada pengangkut sampah, khususnya Bestari, menjadi kendala utama yang
konsisten memengaruhi efektivitas pengawasan di seluruh aspek. |
en_US |