Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
pengaruh opini audit, profitabilitas, solvabilitas, dan ukuran
perusahaan terhadap audit delay. Penelitian ini dilakukan pada 39
perusahaan manufaktur sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia selama periode 2020–2024. Metode pengumpulan data
yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan
tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek
Indonesia. Dengan periode penelitian selama lima tahun, jumlah
observasi yang diperoleh sebanyak 195 pengamatan dengan metode
purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini
adalah ukuran perusahaan yang diukur dengan Ln total aset, opini
audit yang diukur menggunakan variabel dummy, profitabilitas
yang diproksikan dengan Return On Assets (ROA), serta
solvabilitas yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER).
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah audit delay yang
diukur berdasarkan selisih waktu antara tanggal laporan keuangan
dan tanggal laporan audit. Metode analisis yang digunakan adalah
analisis regresi linier berganda dengan terlebih dahulu melakukan
uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara
parsial ukuran perusahaan dan solvabilitas berpengaruh signifikan
terhadap audit delay dengan arah positif, sedangkan opini audit
berpengaruh signifikan terhadap audit delay dengan arah negatif.
Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay.
Secara simultan, ukuran perusahaan, opini audit, profitabilitas, dan
solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap audit delay pada
perusahaan manufaktur sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia periode 2020–2024.