| dc.description.abstract |
Perkembangan teknologi yang pesat mendorong meningkatnya kebutuhan akan
pasokan energi listrik yang stabil dan ramah lingkungan, khususnya pada sektor
rumah tangga yang memiliki kontribusi signifikan terhadap konsumsi listrik
nasional maupun global. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah
penggunaan baterai lithium-ion sebagai sistem penyimpanan energi,
uninterruptible power supply (UPS), karena memiliki efisiensi yang tinggi dalam
menyimpan dan menyalurkan energi. Namun, penerapan baterai lithium-ion masih
menghadapi tantangan utama, yaitu optimalisasi efisiensi daya dan pengelolaan
suhu selama proses pengisian (charging) dan pelepasan daya (discharging).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik thermal dan efisiensi daya
baterai lithium-ion dalam aplikasi sistem rumah tangga. Metode yang digunakan
meliputi analisis numerik dan pengujian langsung terhadap parameter tegangan,
arus, daya, serta suhu baterai. Selain itu, dilakukan perhitungan waktu operasi
baterai, kapasitas beban, serta pemodelan kenaikan suhu akibat proses elektrokimia
dan rugi daya internal. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan arus dan
beban dapat menyebabkan kenaikan suhu yang signifikan, yang berpotensi
mempercepat degradasi baterai apabila tidak dikelola dengan baik. Penggunaan
baterai lithium-ion yang terintegrasi dengan inverter memungkinkan konversi
energi dari arus DC menjadi AC untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga.
Oleh karena itu, diperlukan sistem monitoring berbasis teknologi yang mampu
mengamati parameter listrik dan suhu secara real-time guna meningkatkan
efisiensi, keamanan. |
en_US |