| dc.description.abstract |
Perkembangan industri makanan ringan di era digital mendorong munculnya
inovasi produk, termasuk mochi yang telah disesuaikan dengan selera pasar
Indonesia. Sam’s Mochi sebagai brand lokal memanfaatkan komunikasi
pemasaran melalui media sosial untuk menarik perhatian konsumen di tengah
persaingan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi
pembeli terhadap strategi komunikasi pemasaran Sam’s Mochi serta
menganalisis proses pembentukan minat beli melalui Model Hierarki Efek.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa wawancara dan observasi, serta analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa strategi komunikasi pemasaran Sam’s Mochi cukup efektif dalam
membentuk persepsi dan minat beli konsumen melalui tahapan kognitif,
afektif, dan konatif. Pada tahap kognitif, konsumen mampu mengenali dan
memahami informasi produk melalui media sosial dan promosi langsung.
Pada tahap afektif, konsumen menunjukkan ketertarikan yang dipengaruhi
oleh visual, inovasi rasa, dan pengalaman positif. Pada tahap konatif, muncul
keyakinan yang mendorong keputusan pembelian, meskipun dipengaruhi
faktor lain seperti harga dan kebutuhan. Selain itu, strategi komunikasi juga
mampu membentuk citra merek yang positif sebagai brand yang modern dan
terpercaya. Disimpulkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Sam’s Mochi
efektif, namun masih perlu optimalisasi dalam konsistensi dan jangkauan
komunikasi. |
en_US |