Abstract:
Pentingnya komunikasi yang efektif dalam organisasi besar seperti PT Belawan
Indah, di mana struktur formal yang kaku sering kali menjadi hambatan dalam
penyampaian informasi dan pemahaman instruksi kerja bagi karyawan. Fokus
utama penelitian ini adalah mengkaji penerapan komunikasi melalui perspektif
Teori Neoklasik, yang menekankan pada aspek hubungan manusia (human
relations) dan aspek psikologis dalam lingkungan kerja guna meningkatkan
produktivitas pemahaman karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung,
studi pustaka, dan wawancara mendalam terhadap informan di PT Belawan Indah.
Analisis data dilakukan dengan merujuk pada prinsip-prinsip Teori Neoklasik yang
mengintegrasikan struktur organisasi formal dengan interaksi informal. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa PT Belawan Indah telah mengimplementasikan
komunikasi neoklasik melalui pendekatan manajerial yang lebih terbuka, seperti
penerapan kebijakan Management by Walking Around (MBWA) dan penciptaan
ruang diskusi informal (seperti budaya "ngopi" atau diskusi santai). Simpulan
penelitian menegaskan bahwa pendekatan yang manusiawi dan partisipatif secara
signifikan meningkatkan pemahaman karyawan terhadap kebijakan perusahaan,
yang pada akhirnya berdampak positif pada efisiensi operasional. Sebagai saran,
perusahaan diharapkan dapat menstandardisasi agenda komunikasi informal secara
rutin dan mengoptimalkan penggunaan media digital internal agar pesan-pesan
organisasional dapat tersampaikan dengan baik hingga ke level operasional
terbawah.