Abstract:
Komunikasi pemasaran memiliki peranan penting dalam menghadapi persaingan
bisnis yang semakin ketat, khususnya dalam membangun citra positif dan menarik
minat konsumen. Dalam konteks perkembangan tren thrifting yang semakin diminati
konsumen muda, pelaku usaha dituntut mampu menyampaikan informasi produk
secara efektif guna mengatasi berbagai persepsi negatif yang masih melekat.
Komunikasi pemasaran memiliki peranan yang penting bagi pelaku usaha thrift di
Pajak Melati dalam membangun persepsi positif di kalangan konsumen muda di Kota
Medan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang strategi
komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh pelaku usaha dalam menarik minat
sekaligus membangun kepercayaan konsumen melalui bauran promosi. Metode yang
digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data
berupa observasi, wawancara dan dokumentasi dengan pelaku usaha thrift di Pajak
Melati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang
dijalankan mencakup berbagai elemen bauran promosi yang saling mendukung,
seperti pemanfaatan media sosial, rekomendasi dari mulut ke mulut, pendekatan
personal dalam interaksi, serta pemberian insentif berupa potongan hargaSecara
umum, strategi tersebut mampu mengubah pandangan negatif konsumen muda
menjadi lebih positif, sehingga produk thrift mulai dipandang memiliki nilai
ekonomis, keunikan, dan daya tarik tersendiri. Meskipun demikian, masih diperlukan
pengembangan strategi komunikasi pemasaran guna memperkuat pembentukan
persepsi positif konsumen di masa yang akan datang.