Abstract:
Fenomena permasalahan yang dihadapi oleh auditor di Kantor Akuntan Publik di
Kota Medan menunjukkan adanya rendahnya kualitas audit yang dihasilkan, yang
dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu skeptisisme profesional dan batasan
waktu audit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh skeptisisme
profesional dan batasan waktu audit terhadap kualitas audit, dengan independensi
auditor sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
skeptisisme profesional berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit (t
statistic = 5,078, p-value = 0,000), sedangkan batasan waktu audit tidak
berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit (t-statistic = 1,407, p-value =
0,160). Selain itu, independensi auditor memoderasi hubungan antara skeptisisme
profesional dan kualitas audit (t-statistic = 2,050, p-value = 0,040) serta antara
batasan waktu audit dan kualitas audit (t-statistic = 2,290, p-value = 0,022).
Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman pentingnya penerapan
skeptisisme profesional dan pengelolaan waktu yang baik dalam meningkatkan
kualitas audit.