Research Repository

REPRESENTASI HUMAN INTEREST PADA FOTO PEMULUNG ANAK-ANAK DALAM MAJALAH SERATAMATA EDISI 1

Show simple item record

dc.contributor.author MAURIFA, ALFREZA
dc.date.accessioned 2026-05-21T01:13:16Z
dc.date.available 2026-05-21T01:13:16Z
dc.date.issued 2026-04-10
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31092
dc.description.abstract Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana representasi human interest pada foto pemulung anak-anak yang dimuat dalam Majalah Seratamata Edisi 1. Fenomena anak-anak yang bekerja sebagai pemulung merupakan realitas sosial yang masih sering ditemukan di wilayah perkotaan dan mencerminkan adanya ketimpangan sosial serta kemiskinan struktural. Dalam konteks media visual, fotografi jurnalistik tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi peristiwa, tetapi juga berperan dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap realitas sosial yang ditampilkan. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana makna kemanusiaan dan empati dibangun melalui representasi visual anak-anak pemulung dalam media cetak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes. Data utama penelitian berupa foto-foto pemulung anak-anak dalam Majalah Seratamata Edisi 1 yang dianalisis sebagai teks visual. Analisis dilakukan melalui tiga tahap pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Selain itu, analisis konotatif juga menggunakan enam prosedur fotografi Barthes, yaitu trick effect, pose, object, photogenia, aestheticism, dan syntax, untuk mengungkap makna serta pesan sosial yang terkandung dalam foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa foto-foto pemulung anak-anak dalam Majalah Seratamata merepresentasikan nilai human interest yang kuat melalui ekspresi wajah, bahasa tubuh, serta latar lingkungan tempat pembuangan sampah yang menjadi ruang aktivitas mereka. Pada tingkat denotasi, foto menampilkan aktivitas anak-anak yang mengumpulkan barang bekas. Pada tingkat konotasi, visual tersebut memunculkan makna tentang perjuangan hidup, beban ekonomi, dan kondisi sosial yang memaksa anak-anak bekerja sejak usia dini. Sementara itu, pada tingkat mitos, foto merepresentasikan realitas kemiskinan struktural dalam masyarakat perkotaan, di mana masa kanak-kanak tidak selalu identik dengan bermain dan pendidikan. Dengan demikian, foto-foto tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi visual, tetapi juga sebagai media yang membangun empati serta kesadaran sosial pembaca terhadap kehidupan anak-anak pemulung. en_US
dc.publisher umsu en_US
dc.subject Human Interest en_US
dc.subject Representasi Visual en_US
dc.title REPRESENTASI HUMAN INTEREST PADA FOTO PEMULUNG ANAK-ANAK DALAM MAJALAH SERATAMATA EDISI 1 en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account