Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Humas dalam mengelola
isu dan pembentukan citra di Yayasan Kursus Bahasa Inggris BEST Binjai.
Persaingan ketat dari kursus lokal maupun online menuntut Humas responsif
terhadap isu dan aktif membangun kepercayaan publik. Tujuan penelitian ini
mendeskripsikan peran Humas BEST Binjai dalam pengelolaan isu dan
pembentukan citra positif serta strategi yang digunakan. Penelitian menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara
semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Narasumber berjumlah 9 orang
terdiri dari staf Humas, staf yayasan, instruktur, dan orang tua murid. Analisis
data menggunakan tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan
kesimpulan. Lokasi penelitian di Yayasan BEST Binjai, Jalan Limau Bali, Kota
Binjai, Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan Humas BEST Binjai
menjalankan peran pengelolaan isu melalui penanganan keluhan berstruktur,
koordinasi internal, serta komunikasi responsif dan menenangkan. Peran Humas
mencerminkan keempat peran utama Cutlip, teknisi komunikasi,
expert
prescriber, fasilitator komunikasi, dan fasilitator pemecahan masalah. Strategi
pembentukan citra positif meliputi dedikasi seluruh elemen yayasan dalam
pelayanan terbaik, penyediaan program solutif seperti kelas privat dengan rasio
murid kecil, dan kurikulum terintegrasi, serta pemanfaatan media interpersonal,
kelompok, dan media sosial. Keberhasilan strategi ini tercermin dari testimoni
positif orang tua murid yang merasakan kemudahan akses, respons cepat, dan
perubahan signifikan pada kemampuan berbahasa Inggris anak.