| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola
permintaan kecambah DxP Simalungun serta menentukan Safety Stock dan Reorder
Point (ROP) yang optimal guna mendukung perencanaan persediaan agar
ketersediaan benih terjaga secara efektif dan efisien.
Metode yang digunakan adalah ARIMA (Autoregressive Integrated Moving
Average) untuk peramalan permintaan dan metode manajemen persediaan untuk
perhitungan Safety stock dan ROP dengan menggunakan data sekunder yang
dianalisis melalui EViews 13.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik adalah ARIMA (1,1,2)
dengan data stasioner pada tingkat level, serta hasil Forecasting periode Januari
2026–Desember 2027 menunjukkan tren meningkat dengan fluktuasi yang relatif
stabil. Nilai RMSE sebesar 114.119.5 dan MAE sebesar 71.469.35 menunjukkan
model layak digunakan sebagai dasar perencanaan. Berdasarkan rata-rata
permintaan sebesar 124.696 butir per bulan dan lead time produksi 3 bulan,
diperoleh Safety stock sebesar 374.086 butir dan reorder point sebesar 748.178
butir, yang menjadi acuan perusahaan untuk melakukan produksi kembali guna
menghindari risiko kekurangan stok (Stockout). |
en_US |