| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi organisasi dalam
penanganan bencana banjir dan longsor di Kota Sibolga tahun 2025. Penelitian
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
komunikasi organisasi berjalan secara terstruktur, berjenjang, dan dua arah melalui
sistem komando. Pola komunikasi meliputi komunikasi vertikal dan horizontal,
baik formal maupun informal antar instansi. Strategi komunikasi berfokus pada
kecepatan dan keterpaduan informasi melalui posko induk dan pemanfaatan
teknologi komunikasi. Saluran komunikasi yang digunakan beragam, sehingga
mendukung kelancaran koordinasi dalam kondisi darurat. Komunikasi juga
berperan penting dalam meningkatkan efektivitas penanganan bencana melalui
percepatan pengambilan keputusan dan kerja sama antar instansi. |
en_US |