| dc.description.abstract |
Perubahan identitas band NOAH dari Peterpan menandai transformasi penting
dalam industri musik Indonesia, termasuk pada representasi visual karya-karyanya.
Penelitian ini bertujuan membandingkan video klip lagu Bintang di Surga versi
2012 dan versi remake tahun 2022 untuk mengungkap pergeseran makna dan pesan
visual yang disampaikan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif
dengan pendekatan semiotika Roland Barthes, melalui analisis makna denotasi,
konotasi, dan mitos pada elemen visual, narasi, serta simbol yang muncul dalam
kedua video klip. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran signifikan dari
representasi konflik sosial dan kekerasan pada versi awal menuju gambaran krisis
eksistensial manusia dalam dunia futuristik yang didominasi teknologi pada versi
remake. Transformasi ini mencerminkan perubahan estetika visual, representasi
maskulinitas, serta pesan sosial yang relevan dengan konteks zamannya. Penelitian
ini menyimpulkan bahwa perbedaan visual kedua video klip merepresentasikan
dinamika budaya visual dan perkembangan wacana sosial dalam industri musik
Indonesia. |
en_US |