Abstract:
Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa perubahan
signifikan dalam pola komunikasi antara orang tua dan remaja, khususnya melalui
penggunaan media sosial. Namun, tidak semua orang tua mampu mengikuti
perkembangan tersebut, sehingga muncul berbgaai hambatan dalam proses
komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
hambatan literasi digital yang dialami oleh orang tua dalam berkomunikasi dengan
remaja di Kelurahan Sei Kera Hilir 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara
mendalam terhadap beberapa informan yang dipilih secara purposive. Analisis data
dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi yang terjadi di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis hambatan utama, yaitu
hambatan teknis berupa keterbatasan perangkat dan akses internet, hambatan
kognitif berupa rendahnya pemahaman terhadap teknologi dan tren digital, serta
hambatan psikologis seperti kurangnya rasa percaya diri dan munculnya kecemasan
dalam mengunakan media sosial. Hambatan-hambatan tersebut berdampak pada
kurang efektifnya komunikasi antara orang tua dan remaja. Oleh karena itu,
peningkatan literasi digital bagi orang tua menjadi hal yang penting guna
menciptakan komunikasi keluarga yang lebih efektif, terbuka, dan harmonis di era
digital saat ini.