Abstract:
Sistem kelistrikan pada kapal tug boat memiliki karakteristik beban yang dinamis
karena dipengaruhi oleh berbagai kondisi operasi seperti saat berada di pelabuhan,
penarikan, berlayar, dan kondisi khusus. Perubahan kondisi operasi tersebut
menyebabkan fluktuasi pembebanan pada generator sinkron yang berdampak pada
perubahan arus, rugi-rugi, serta efisiensi generator. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh fluktuasi pembebanan terhadap efisiensi
generator sinkron pada kapal tug boat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode analisis kuantitatif berdasarkan data operasional kapal, meliputi
pengukuran arus, tegangan, serta perhitungan daya dan rugi tembaga. Analisis
dilakukan dengan membandingkan nilai efisiensi generator pada beberapa kondisi
operasi serta mengkaji hubungan antara arus, rugi tembaga, dan efisiensi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi pembebanan memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap efisiensi generator. Pada kondisi operasi di pelabuhan dengan
beban 50.958 W diperoleh efisiensi sebesar 95,72%, sedangkan pada kondisi
penarikan dengan beban 64.875 W efisiensi menurun menjadi 93,37%. Pada
kondisi berlayar dan kondisi khusus, efisiensi masing-masing sebesar 94,9% dan
94,74%. Selain itu, peningkatan arus generator terbukti menyebabkan kenaikan rugi
tembaga secara signifikan sesuai dengan hubungan kuadrat arus. Berdasarkan hasil
tersebut, dapat disimpulkan bahwa fluktuasi pembebanan menyebabkan
peningkatan rugi-rugi dan penurunan efisiensi generator. Oleh karena itu,
pengelolaan beban dan pengendalian arus menjadi faktor penting dalam menjaga
kinerja generator agar tetap optimal.