| dc.description.abstract |
Mobilitas sosial merujuk pada pergerakan individu atau kelompok dalam struktur
sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pendidikan, kondisi ekonomi,
dan budaya setempat. Mobilitas sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari kehidupan manusia. Setiap individu pada dasarnya mengalami proses mobilitas
sosial sebagai bentuk upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik kebutuhan
primer, sekunder, maupun tersier dalam konteks pedesaan, Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis dinamika mobilitas sosial pada keluarga di Desa Begerpang,
Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang. Mobilitas sosial dalam
masyarakat pedesaan yang didominasi sektor perkebunan cenderung menghadapi
keterbatasan, sehingga menarik untuk dikaji dalam konteks keluarga dan antar
generasi. Penelitian ini menggunakan teori mobilitas sosial, stratifikasi sosial, dan
modal sosial sebagai landasan analisis. Metode yang digunakan adalah pendekatan
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi.
Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang dipilih secara purposive
berdasarkan pengalaman mereka dalam kehidupan sosial masyarakat perkebunan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobilitas sosial dalam keluarga cenderung
stagnan dalam aspek pekerjaan, di mana sebagian besar individu tetap bekerja di
sektor perkebunan seperti generasi sebelumnya. Namun, terdapat peningkatan
dalam aspek pendidikan, yang menunjukkan adanya mobilitas sosial antar generasi.
Selain itu, generasi muda mulai melakukan urbanisasi sebagai upaya memperoleh
peluang kerja yang lebih baik, meskipun hasilnya beragam. Faktor struktur sosial
yang terbatas serta peran modal sosial dalam jaringan pekerjaan turut memengaruhi
dinamika mobilitas sosial dalam keluarga. |
en_US |