Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh opini going
concern dan audit delay terhadap risiko kegagalan korporasi pada perusahaan yang
mengalami suspensi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian
ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan
keuangan tahunan dan laporan auditor independen perusahaan yang diperoleh dari
situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs perusahaan. Teknik pengambilan sampel
menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 46
perusahaan sebagai sampel penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini
adalah opini audit going concern dan audit delay, sedangkan variabel dependen
adalah risiko kegagalan korporasi yang diproksikan melalui durasi suspensi
perdagangan saham. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi logistik
biner dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini
audit going concern berpengaruh signifikan terhadap risiko kegagalan korporasi,
sedangkan audit delay tidak berpengaruh signifikan terhadap risiko kegagalan
korporasi. Secara simultan, opini audit going concern dan audit delay berpengaruh
signifikan terhadap risiko kegagalan korporasi.