| dc.description.abstract |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kapasitas dan efisiensi pemotongan
tempurung kelapa secara manual serta belum optimalnya kinerja mesin yang telah
ada, sehingga diperlukan analisis kinerja untuk meningkatkan produktivitas dan
keseragaman hasil. Research gap terletak pada belum adanya evaluasi
komprehensif terhadap kapasitas kerja efektif, kapasitas kerja teoritis, efisiensi, dan
keseragaman potongan ukuran 4×4 cm pada mesin pemotong tempurung kelapa
berpenggerak motor listrik 1 HP. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana
kinerja mesin pemotong tempurung kelapa, bagaimana tingkat efisiensi kerjanya,
dan bagaimana keseragaman hasil potongannya.Hasil penelitian menunjukkan
kapasitas kerja efektif masing-masing sebesar 747 kg/jam (8 kg), 935 kg/jam (10 kg),
dan 1120 kg/jam (12 kg), dengan kapasitas kerja teoritis 67 kg/jam. Tingkat
keseragaman potongan ukuran 4×4 cm rata-rata mencapai 68%. Pembahasan
menunjukkan bahwa putaran mesin 2800 rpm, ketebalan pisau 3 mm, dan panjang
pisau 160 mm berpengaruh terhadap performa pemotongan.Kesimpulannya, mesin
mampu meningkatkan produktivitas namun keseragaman hasil masih perlu
ditingkatkan. Disarankan dilakukan modifikasi desain pisau, pengaturan putaran
optimal, serta penambahan sistem kontrol untuk meningkatkan efisiensi dan
kualitas potongan. |
en_US |