Abstract:
Perkembangan pelayanan publik menuntut pemerintah daerah untuk
menghadirkan inovasi yang mampu mempermudah akses layanan kepada
masyarakat, khususnya kelompok usia rentan. Salah satu upaya tersebut dilakukan
oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Serdang Bedagai
melalui program inovasi Lepat Ketan yang bertujuan mempercepat dan
mempermudah pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat usia rentan.
Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada efektivitas sosialisasi
yang dilakukan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisis respon masyarakat terhadap sosialisasi program inovasi Lepat Ketan
di Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum
memasuki Iapangan , selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara umum masyarakat memberikan respon
positif terhadap program inovasi Lepat Ketan karena dinilai sangat membantu
masyarakat usia rentan dalam mengurus administrasi kependudukan. Namun
demikian, tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap program ini
masih belum merata. Sosialisasi yang dilakukan dinilai belum maksimal dan
belum sepenuhnya menjangkau masyarakat, terutama yang berada di desa-desa
dan daerah terpencil. Akibatnya, partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan
layanan Lepat Ketan masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil penelitian
tersebut, dapat disimpulkan bahwa program Lepat Ketan memiliki potensi besar
dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, namun perlu
didukung dengan strategi sosialisasi yang lebih intensif, merata, dan berbasis
komunikasi langsung agar dapat meningkatkan pemahaman serta partisipasi
masyarakat usia rentan