| dc.description.abstract |
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan yang serius di Desa Bandar Klippa,
Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini bertujuan
untuk mendeksripsikan komunikasi persuasif yang dilakukan oleh orang tua
dalam mencegah pernikahan dini pada remaja di desa tersebut. Metode yang
digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deksriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan komunikasi persuasif
secara konsisten melalui nasihat berulang, menerapkan aturan-aturan, dan
pembatasan dalam pergaulan, serta menekankan pentingnya pendidikan dan
kesiapan sebelum menikah. Orang tua juga menggunakan teknik asosiasi dengan
menghadirkan contoh nyata dari lingkungan sekitar, teknik tataan dengan melalui
pendekatan emosional, dan teknik ganjaran dengan menggambarkan manfaat
menunda pernikahan. Komunikasi persuasif yang dijalankan secara terus menerus
ini terbukti berpengaruh kepada cara pandang anak remaja sehingga mereka lebih
memilih mengutamakan pendidikan dan masa depan dibandingkan menikah dini. |
en_US |