Abstract:
Iklan layanan masyarakat merupakan salah satu media komunikasi yang
digunakan pemerintah untuk menyampaikan pesan sosial kepada masyarakat luas.
Salah satu isu yang diangkat adalah kampanye War on Drugs yang disebarluaskan
melalui platform digital seperti YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis makna tanda yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat War on
Drugs pada akun YouTube Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media
dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Metode
penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis semiotika, yang
menitikberatkan pada hubungan antara tanda (representamen), objek, dan
interpretan. Data penelitian berupa visual, audio, teks, serta simbol-simbol yang
muncul dalam iklan layanan masyarakat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa iklan War on Drugs memanfaatkan berbagai tanda ikon, indeks, dan
simbol untuk membangun pesan bahaya narkoba serta ajakan kepada masyarakat
untuk menjauhi dan memerangi penyalahgunaan narkoba. Makna yang dihasilkan
tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga persuasif dan ideologis, dengan
menekankan nilai moral, rasa takut, serta tanggung jawab sosial. Melalui
pendekatan semiotika Peirce, dapat disimpulkan bahwa setiap tanda memiliki
makna sesuai dengan perspektif setiap orang.