Abstract:
Stigma sosial masyarakat Indonesia memandang perempuan merokok berhijab
sebagai tindakan yang tabu, melanggar norma agama menimbulkan ketidak
sesuaian antara penampilan dan tindakan. Merokok merupakan kegiatan yang
merugikan bagi perempuan di tinjau dari aspek kesehatan. Tujuan penelitian
adalah untuk mengetahui makna merokok pada perempuan berhijab di ruang
publik dalam stigma sosial masyarakat kota Medan. Jenis penelitian adalah
penelitian kualitatif dengan pendekatan deksriptif. Teknik pengumpulan data
wawancara, observasi dan dokumentasi. Data primer di proleh melalui hasil
wawancara dengan masyarakat sebagai narasumber sebanyak 6 orang dan
perempuan perokok berhijab sebanyak 3 orang. berhijab merupakan perilaku
negatif (buruk) bahkan sampai dengan bentuk perlakuan separation
(pemisaan/pembedaan), atau pengucilan (diskriminasi). Perempuan perokok
berhijab menurut stigma yang di terima di masyarakat dengan mengabaikan
dan berpendapat bahwa tindakan merokok merupakan tindakan individu
(masing-masing) jadi tidak merugikan yang lain. Dari penelitian ini dapat
disimpulkan setiap masyarakat mempunyai stigma yang berbeda- beda
tergantung dari sudut pandang pemikiran masyarakat masing-masing.