| dc.description.abstract |
Motor induksi tiga fasa banyak digunakan pada industri karena memiliki
konstruksi sederhana, efisiensi tinggi, serta perawatan yang relatif mudah.
Namun, salah satu permasalahan utama pada motor induksi adalah tingginya arus
starting yang dapat menyebabkan gangguan operasional, terutama pada motor
dengan beban besar seperti motor penggerak conveyor Fresh Fruit Bunch (FFB).
Untuk mengurangi arus awal tersebut, digunakan metode starting star-delta,
meskipun metode ini memiliki keterbatasan pada torsi awal motor.Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis gangguan yang terjadi pada motor induksi tiga fasa
penggerak conveyor FFB berkapasitas 18,5 kW dengan rangkaian star-delta,
khususnya gangguan yang muncul saat starting dan saat motor beroperasi
normal.Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan,
pengukuran parameter listrik motor pada kondisi starting dan running, serta
analisis beban dan sistem proteksi motor. Data hasil pengukuran dibandingkan
dengan nilai nominal motor dan kajian teoritis untuk mengetahui penyebab
gangguan yang terjadi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi beban
normal sebesar 500–666 kg, motor bekerja stabil dengan arus rata-rata sekitar 34
A. Namun, ketika beban meningkat hingga 698 kg, arus motor naik hingga 58 A
sehingga sistem proteksi bekerja dan menyebabkan motor mengalami trip.
Gangguan ini disebabkan oleh kelebihan beban mekanis pada conveyor, bukan
oleh penurunan tegangan suplai.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa
gangguan utama pada motor conveyor FFB disebabkan oleh beban berlebih yang
menyebabkan kenaikan arus melebihi batas aman. Metode starting star-delta
mampu menurunkan arus awal, tetapi kurang optimal untuk beban berat. Oleh
karena itu, diperlukan pengendalian beban yang lebih baik serta evaluasi sistem
starting dan proteksi agar motor dapat beroperasi secara andal dan berkelanjutan. |
en_US |