Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen bisnis
syariah dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM) halal di Kota Gunungsitoli serta mengidentifikasi hambatan yang
dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima
pelaku UMKM halal. Analisis data dilakukan secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen bisnis syariah
telah dilakukan secara substansial, terutama dalam aspek kejujuran, keadilan, dan
kehalalan produk. Namun, penerapannya masih bersifat berbasis nilai (value
based) dan belum terintegrasi secara sistematis dalam fungsi manajemen seperti
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Selain itu, terdapat
berbagai hambatan yang dihadapi, antara lain keterbatasan modal, rendahnya
pemahaman manajemen syariah, lemahnya administrasi keuangan, keterbatasan
akses terhadap lembaga keuangan syariah, kendala sertifikasi halal, serta
kurangnya pendampingan dari pemerintah.
Meskipun demikian, penerapan nilai-nilai syariah terbukti mampu
meningkatkan daya saing UMKM, yang ditunjukkan melalui meningkatnya
kepercayaan konsumen, loyalitas pelanggan, dan stabilitas usaha. Oleh karena itu,
manajemen bisnis syariah dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat daya
saing UMKM halal, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek
manajerial dan dukungan ekosistem yang lebih optimal.