Abstract:
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI)
memberikan dampak signifikan terhadap industri kreatif, khususnya dalam
produksi konten digital marketing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menggambarkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam produksi
konten digital marketing oleh Diver Entertainment. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi
terhadap editor video dan desainer grafis di Diver Entertainment. Teknik analisis
data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Penelitian ini dianalisis menggunakan Teori Difusi Inovasi dari Rogers,
yang menekankan pada atribut inovasi meliputi keuntungan relatif (relative
advantage), kesesuaian (compatibility), kompleksitas (complexity), dan keterlihatan
hasil (observability). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi
AI mampu meningkatkan efisiensi kerja tim kreatif, terutama dalam proses editing
dan desain konten digital. AI membantu mempercepat pekerjaan teknis seperti
pemotongan video, pembuatan subtitle, pengolahan visual, serta penyusunan ide
awal konten. Meskipun demikian, penggunaan AI masih memerlukan kontrol dan
penyesuaian manual agar hasil karya tetap sesuai dengan konsep kreatif dan
kebutuhan client. Proses adaptasi terhadap AI dilakukan secara bertahap dan dinilai
sesuai dengan alur kerja tim kreatif. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa
teknologi kecerdasan buatan berperan sebagai alat bantu pendukung yang
meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja, tanpa menggantikan peran dan
kreativitas manusia dalam produksi konten digital marketing.