| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal
dan eksternal serta merumuskan strategi peningkatan produksi padi sawah tadah
hujan di Desa Muka Paya Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Metode yang
digunakan adalah deksriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT. Hasil
analisis menunjukkan bahwa dari sisi internal, faktor kekuatan yang dimiliki
petani padi sawah tadah hujan di Desa Muka Paya meliputi pengalaman petani,
penggunaan varietas unggul, minat petani, dan petani tergabung di kelompok tani.
Faktor kelemahan meliputi tidak tersedianya embung, petani tidak melakukan
ameliorasi, penerapan jajar legowo 4 – 1 masih sangat rendah, dan penanaman
padi tidak serentak. Dari sisi eksternal, faktor peluang meliputi program PTH,
kios saprodi yang mudah di jangkau, penyuluh pertanian, dan harga gabah yang
semakin mahal. Faktor ancaman meliputi gagal panen (puso), serangan HPT,
harga input semakin mahal, dan alih fungsi lahan. Berdasarkan analisis matriks
IFE dan EFE, usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Muka Paya memperoleh
skor masing-masing sebesar 2,55 dan 2,48, yang menempatkan usahatani pada Sel
V (Hold and Maintain) dalam Matriks IE dan posisi kuadran I (S – O) pada
matriks posisi/SPACE. Oleh karena itu, alternatif strategi yang paling cocok
dilakukan adalah strategi (S – O), yaitu: 1) memanfaatkan kelompok tani dan
petani yang aktif untuk mengajukan program Pompanisasi Tadah Hujan (PTH) ke
pemerintah, 2) membuat program Sekolah Lapangan Iklim yang diinisiasi oleh
penyuluh, 3) petani dapat menggunakan Varietas Unggul Baru (VUB) yang
memiliki produktivitas dan ketahanan yang lebih tinggi agar dapat memperoleh
keuntungan dari kenaikan harga gabah. |
en_US |