Abstract:
Metode pembiasaan sosial merupakan Salah satu metode yang dianggap penting
dalam mengembangkan akhlakul karimah pada anak-anak di usia dini. Penelitian
ini memiliki tujuan yaitu Untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pembiasaan sosial
yang diterapkan dalam aktivitas pembelajaran, Untuk Mengidentifikasi Seberapa
efektif metode pembiasaan sosial dalam membentuk akhlakul karimah pada peserta
didik, Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam
membiasakan nilai sosial untuk membentuk akhlakul karimah anak di TK ABA 25
Medan. Adapun lokasi penelitian yaitu di TK ABA 25 Medan, Jln. Pelita 2 No. 5
Sidorame Barat.I Kecamatan Medan Perjuangan kota Medan Sumatera Utara.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan pada
kelas kelompok B TK ABA 25 Medan. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah
dan guru B di TK ABA 25 Medan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
berupa wawancara dokumentasi serta observasi. Data dianalisis melalui koleksi
data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan pembentukan metode pembiasaan sosial adalah salam,
berbicara dengan baik, antri, tertib, mendengarkan penjelasan guru, menghargai
teman. guru menerapkan berbagai bentuk pembiasaan sosial dalam pembentukan
akhalakul karimah diantara; sopan satun melalui salam dan berbicara dengan baik,
kejujuran mendorong anak dalam berbicara kebenaran. Kedisiplinan melalui
peraturan dalam kelas, tanggung jawab melalui tugas dikelas seperti menggambar
dan menulis. Kepedulian sosial atau tolong menolong melalui mebimbing anak
untuk membantu temannya, dan menghargai teman melalui mendengarkan teman.
Metode pembiasaan sosial memiliki dampak dalam pembentukan akhlakul
karimah. Faktor pendukung penerapan pembiasaan sosial antara lain lingkungan
kelas yang nyaman, dan keterlibatan anak dalam kegiatan. Sedangkan faktor
penghambat meliputi perbedaan karakter anak, dan gangguan dari lingkungan
sekitar. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan sosial yang
diterapkan guru dapat membentuk nilai-nilai akhlakul karimah pada anak,
meningkatkan keterampilan sosial, serta menumbuhkan sikap positif yang berguna
bagi perkembangan karakter mereka.